Biaya Retribusi Mahal, Pengunjung Keluhkan Tiket Masuk

Serang, Liputanbanten.co.id – Libur tahun baru, pengunjung pantai Florida Indah,  Kampung Ciparai, Kelurahan Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang mengeluhkan retribusi biaya masuk yang dianggapnya mahal dan kondisi pantai keruh.

Hal itu dikeluhkan salah satu warga Ciruas, Kecamatan Ciruas yang mengunjungi pantai Florida, Suhaefi mengatakan harga tiket masuk pantai tersebut yang biasanya untuk kendaraan mobil RP 70 ribu sekarang naik menjadi RP 100 ribu.

“Kesini saya bawah mobil minibus dengam keluarga. Saya sering kesini hampir tiap tahun. Dari tahun ketahun itu harga tiket masuk makin mahal saja, kali ini juga masuk tadi RP 100 ribu namun saya tawar kena RP 80 ribu,” ungkap Suhaefi kepada Liputanbanten.co.id, Senin (1/1/2017)

Hunaefi juga mengeluhkan kondisi pantainya juga sudah berubah tidak seperti awal yang saya kunjungi pada 2016 lalu, ia mengatakan kondisi sekarang sudah mulai keruh khawatir keluarganya terkena dampaknya.

“Pantainya juga sudah keruh, khawatir ada, takut pada sakit keluarga saya nanti, tapi berhubung sudah terlanjur masuk dan sudah membayar tiker yang lumayan tinggi harganya, iya sudah kami disini saja,” ungkapnya.

Selain Hunaefi, Cucu pengunjung asal Jakarta mengeluhkan hal yang sama, namun dirinya lebih mengeluhkan kondisi jalan yang sering macet jika menuju pantai tersebut.

“Kami ke pantai ini (Florida, red) sudah tiga kali, hampir tiap pergantian tahun. Saya kesini membawah keluarga. Tapi masih kami sayangkan macet terus kalau area pantai,” kata Cucu.

Sisi lain, pengelola pantai Florida Indah, Hidayatulloh mengungkapkan harga tiket masuk tersebut sudah termasuk parkir, kebersihan dan jaminan keselamatan.

“Untuk mobil kecil harga tiket RP 100 ribu, motor RP 25 ribu, bus full RP 800 ribu dan bus kecil RP 600 ribu. Harga ini termasuk biaya penumpang dan yang lainnya,” ungkapnya.

Terkait keluhan harga retribusi masuk yang dianggap mahal oleh pengunjung, Hidayatulloh mengungkapkan harga tersebut sudah berlaku sejak tahun 2016 lalu.

“Sudah lama harga masuk segini,” tandasnya. [Lb/Herlin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here