Uji Coba SSA Tahap 2 Membingungkan, Akademisi: Sosialisasi Kurang Efektif

Serang, Liputanbanten.co.id – Sebagai sebuah Kota yang maju dan berkembang, memang sangat diperlukan adannya rekayasa lalu lintas dalam mengurai kemacetan. Hal itulah, sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, untuk menerapkan Sitem Satu Arah (SSA) atau biasa dikenal dengan sebutan Wan Way.

Akan tetapi, sebelum dilakukan penerapan SSA tersebut. Pemkot Serang sedang melakukan tahapan uji coba, dan telah memasuki tahap ke-2. Salah satu Akademisi Kota Serang, Yhanu Setiawan ikut angkat bicara. Ia menilai, program SSA Kota Serang sangatlah bagus, dalam kemajuan sebuah daerah. Akan tetapi, sosialisasi kepada masyarakat sangatlah masih kurang, dan belum bisa di pahami sepenuhnnya.

Menurut Yhanu, seharusnnya Dinas Kominfo, dan Dinas Perhubungan Kota Serang bekerja lebih keras lagi. Misalnnya, dengan memasang famplet serta baliho, agar sosialisasi bisa tersampaikan dengan baik.”Saya kira, sosialisasi yang dilakukan pada sekarang masih kurang efektif. Masih banyak masyarakat kebingungan, dan juga salah jalan,” ungkap Yhanu saat di temui, di Kota Serang, Rabu (1/5/2019).

Pantauan dilokasi, uji coba SSA tahap ke-2 yang dilakukan sejumlah ruas jalan di Kota Serang, masih banyak pengguna jalan kebingungan. Ada yang salah jalan, hingga nanya ke petugas. Salah satu pengguna jalan, Eko mengaku, belum terbiasa dengan SSA, karena masih masih bingung dengan Jalan di Kota Serang.”Saya mau ke alun-alun, tapi di puter ke palima. Untung saja, ada petugas memakai baju biru memberitaukan jalan menuju alun-alun,” katannya.

Pengguna jalan lainnya, Yuris Eka berharap, agar SSA ini tidak segera diterapkan, karena dirinnya masih belum begitu hafal Jalan di Kota Serang.”Kalau bisa mah di pasang sebuah gambar yang menujukan jalan-jalan di Kota Serang. Biar kita tidak kebingungan,” kata Yuris seorang warga kragilan yang ingin menuju kramatwatu. (Lb/Fs/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here