Tim Kuasa Hukum : Banyak Pelanggaran di Pilkada Kota Serang

Serang, Liputanbanten.co.id – Ferry Renaldy Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Pilkada Kota Serang Nomor 1 Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan mengungkapkan ada unsur pidana oleh salah satu paslon di Pilkada Kota Serang sebesar Rp.420.000.

“Perlu di sampaikan kami tim advokasi paslon nomor 1 bahwa OTT terkait money politik di Kalang Anyar sudah di putuskan oleh Gakumdu bahwa ada unsur pidana, dan menurut informasi money politik tersebut dilakukan untuk mempengaruhi pemilih memilih paslon nomor 3 buktinya kurang lebih 420 ribu,” kata Ferry Renaldy saat menggelar jumpa pers, Kota Serang, Minggu (1/6).

Lebih lanjut Ferry menjelaskan bahwa saksi-saksi yang telah hadir dalam pleno tingkat Kecamatan serta tidak melakukan tanda tangan berita acara dan memberikan keterangan dalam form keberatan bahwa banyak terjadi money politik di Pilkada Kota Serang 2018 sehingga merugikan paslon nomor 1.

“Bahwa kami telah melaporkan ke Bawaslu pada hari Sabtu (30/6) tentang dugaan money politik tersebut dan meminta pembatalan paslon nomor 3 Syafrudin -Subadri,” jelasnya.

Selain itu Ferry mengatakan tentang klarifikasi laporan yang dilakukan oleh tim paslon nomor urut 3 tentang money politik paslon nomor urut 1 yang terjadi di Kecamatan Curug, bahwa informasi Panwaslu Kota Serang laporan tersebut belum lengkap.

“Untuk itu kami meminta Panwaslu tegas dan jika laporan tersebut tidak terbukti, kami akan ambil langkah hukum sesuai dgn peraturan perundangan-undangan.

Masih kata Ferry, selama proses di Pemilihan kepala daerah Kota Serang ini pihaknya sudah melaporkan kepada Panwaslu Kota Serang ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh paslon nomor 2 dan nomor 3.

“Bahwa perlu di informasikan selama pilkada ini kami tim advokasi telah melaporkan dugaan pelanggaran sebanyak 52 laporan, dengan rincian 44 kami melaporkan ke paslon nomor 3 danĀ  ke paslon nomor 2,” tandas Ferry (Lb/Ram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here