Periksa Virus Corona, Iran Kerahkan 300 Ribu Pekerja Medis

Dua orang warga usai menjalani perawatan di Pusat Perawatan Medis Wuhan, China. Foto: AFP/NOEL CELIS/kmp/Liputanbanten.co.id

Liputanbanten.co.id – Pemerintah Iran melakukan langkah cepat untuk mencegah penyebaran virus corona di negara mereka. Di antara langkahnya adalah mengerahkan 300 ribu pekerja medis untuk melakukan pemeriksaan virus corona secara door-to-door.

Kantor berita Iran, Press TV, mengutip Menteri Kesehatan Saeed Namaki pada Minggu (1/3) yang mengatakan Iran adalah negara pertama di dunia yang melakukan jemput bola, memeriksa langsung warga negara di rumah mereka.

Iran, kata dia, tidak akan menunggu pasien datang ke rumah sakit. “Rencana ini akan dilakukan besok (Senin, 2/3), mengerahkan 300 ribu tim medis,” kata Namaki.

Ratusan ribu pekerja medis, kata Namaki, akan memeriksa warga Iran satu per satu ke rumah-rumah mereka. Tujuannya adalah mendeteksi dan mencegah penularan viruas corona. Menurut sensus tahun 2017, populasi Iran berjumlah 81,16 juta orang.

“Dengan langkah ini, Iran, adalah pionir di wilayah Mediterania Timur dan yang pertama di dunia, akan mencegah virus secara aktif, bukan duduk menunggu virus itu muncul,” kata Namaki.

Dengan 54 pasien meninggal dunia, Iran adalah negara dengan angka kematian virus corona tertinggi di luar China. Penderita virus corona di Iran saat ini mencapai 978 orang.

Di antara para penderita adalah para pejabat tinggi pemerintahan Iran, seperti Masoumeh Ebtekar, Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga, dan Iraj Harirchi, Wakil Menteri Kesehatan.

Namaki mengatakan, jumlah pasien virus corona yang telah sembuh di Iran telah mencapai 175 orang dan akan terus bertambah.(Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here