Irna Himbau Siswa Tidak Lakukan Aksi Corat Coret Pasca Kelulusan

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat meninjau UNBK (Liputanbanten)

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Bupati Pandeglang Irna Narulita menghadiri kelulusan di Sekolah Menengak Kejuruan Negeri (SMKN) 1 dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pandeglang. Saat hadir dalam acara itu Bupati Irna menghimbau agar kelulusan jangan diwarnai dengan aksi corat – coret.

“Saya kecewa dengan apa yang dilakukan oleh para siswa yang merayakan kelulusan dengan corat coret baju. Lebih baik disumbangkan jika itu masih dapat dimanfaatkan,” kata Irna Narulita usai menghadiri Perpisahan di SMAN 1 Pandeglang, Kamis (3/5).

Untuk mencegah para siswa lakukan aksi corat coret, menurut Bupati Irna, harus ada penekanan dari pihak sekolah. Dengan adanya penekanan atau peringatan dirinya meyakini siswa yang lulus enggan melakukan aksi corat coret.

“Untuk merayakan keberhasilan kelulusan harus nya bersyukur kepada Allah atas apa yang dicapai. Dan harusnya sudah dipikirkan setelah lulus nanti apa yang akan dilakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Pandeglang Suherman mengatakan,  sejauh ini memang tidak ada aksi corat coret yang dilakukan siswanya pasca kelulusan.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada murid kami yang melakukan corat coret baju. Semoga tidak terjadi, dan kami selalu ngingatkan kepada mereka jangan melakukan aksi corat coret baju,” ungkap Suherman.

Jumlah siswa di SMA 1 Pandeglang sendiri pada kelulusan tahun 2018 sebanyak  402 orang. Sedangkan di SMKN 1 Pandeglang sebanyak 640 siswa.

“Dari jumlah 640 ada kurang lebih 148 sudah kontrak kerja, 409 sudah tes masuk kerja, 25 ikut SMPTN, 7 orang dapat beasiswa dari sekolah Pariwisata STP Sahid, dan 65 orang ke Malaysia. Sisanya ada empat perusahaan lagi yang akan melakukan perekrutan,” tutupnya (Lb/Ram/Hum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here