Mapolres Cilegon Tangkap Pelaku Aksi Teror Bom

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Mapolres Cilegon mengamankan terduga pelaku aksi teror bom di Stasiun Kereta Api (KA) Kota Cilegon berinisial AW (31). AW ditangkap dari kediamannya di wilayah Kasemen, Kota Serang pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (2/6/2018).  Teror bom tersebut dilakukan atas dasar kekesalan AW kepada salah satu petugas kereta api yang menegurnya karena tidak memiliki tiket.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki memastikan, aksi AW tidak ada unsur ataupun sangkutan dengan kegiatan teroris.

“Dari keterangan pelaku, awalnya beberapa waktu lalu yang bersangkutan ditegur salah satu kondektur karena tidak memiliki tiket, akhirnya sakit hati. Kemudian dia berinisiatif SMS ancaman dengan melihat nomor officer yang ada dalam kereta, diketahui itu adalah nomor Bapak Rasidi (kondektur),” jelasnya.

“Kami sempat menduga ada hal-hal lain tetapi ternyata tidak, yang bersangkutan melakukan aksi ini sendiri. Jadi aksi ini murni inisiatif AW yang diakibatkan kekesalannya karena ditegur salah satu kondektur,” tambahnya.

Tertangkapnya AW atas kerja Reskrim yang langsung menyelidiki nomor pelaku teror saat menerima laporan adanya teror di Stasiun KA Cilegon.

“Ya, saat Tim Gegana melakukan pengecekan di stasiun secara bersamaan Kasat Reskrim langsung melakukan pelacakan, akhirnya ditemukan dan ditangkap,”ujarnya.

Sementara, AW yang berprofesi sebagai buruh bangunan mengakui bahwa pesan teror yang ia kirim ke salah satu kondektur atas dasar kesal karena ditegur tidak memiliki tiket.

“Awalnya kesal, akhirnya saya mengirim SMS ke nomor yang tertera di kereta, saya enggak tahu itu nomor siapa,”katanya.

Atas tindakannya AW terjerat Pasal 27 Ayat 4 Undang -undang Nomor 11 tentang ITE dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun. (Lb/As)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here