Akibat Drainase Tidak Berfungsi, Kota Serang di Kepung Banjir

Evakuasi warga saat bencana banjir. (Foto: Liputanbanten)

Serang, Liputanbanten.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Serang mengakibatkan banjir di sejumlah titik sejak Rabu (2/12) malam. Banjir di beberapa titik di Kota Serang ini diakibatkan banyaknya saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik, Hujan deras juga mengakibatkan pohon tumbang.

Banjir seleher orang dewasa terjadi di Kecamatan Cipocok Jaya khususnya di Komplek Citra Gading. Banjir datang sekira pukul 05.00 WIB.

Salah satu warga, Suyono mengatakan, ada sekitar 50 rumah di komplek tersebut yang terendam. Sebagian warga sudah mengungsi ke lokasi lebih tinggi.

“Airnya naik terus. Kalau rumah terendam sekitar 50 lebih,” kata Suyono kepada wartawan di lokasi, Kamis (3/12/2020).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan menjelaskan ada 103 rumah yang terendam, khususnya di Citra Gading, Cipocok Jaya. Selain itu, beberapa genangan juga terjadi di beberapa titik.

“Laporan banjir di Citra Gading ada juga di BSD Taktakan. Hanya itu saja, yang lainnya sudah monitoring di Kasemen, Taktakan genangan saja,” kata Diat.

Menurutnya, banjir di Cipocok Jaya perlu diwaspadai karena air kemungkinan bisa mengakibatkan banjir di Sawah Luhur, Kasemen.

“Siang ini sudah sampai di Sawah Luhur, belum lagi ada pohon tumbang,” ujar Diat.

Pada pukul 08.30 WIB, warga cipocok jaya menyelamatkan barang-barang di rumah yang terendam banjir. Petugas BPBD menyiapkan tenda pengungsiang di sekitar lokasi banjir. Saat ini banjir belum surut dari sungai yang ada di hulu. (Lb/dtc/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here