BPOM Serang Terus Lakukan Penertiban Ikan dalam Kemasan Kaleng

Ilustrasi makanan kadalwarsa. (Foto: Dok/Net)

Serang, Liputanbanten.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang terus melakukan penertiban terhadap makanan ikan dalam kemasan kaleng yang mengandung cacing parasit di pasaran.

Menurut Kepala BPOM Serang Alex Sander, penertiban dilakukan pihaknya bersama lintas sektor lainnya terhadap 27 merek dengan 138 batch yang positif mengandung cacing parasit. Dari penertiban hari pertama selasa kemarin didapati masih ada produk tersebut yang dijual di pasaran.

“Mulai Senin 2 April 2018 dilakukan pengawasan terhadap 5 sarana distribusi di wilayah Tangerang dan Lebak. Pada 3 sarana distribusi ditemukan produk ikan makarel kaleng sesuai daftar penarikan,”katanya.

Lanjutnya, setelah mendapati temuan tersebut pihaknya langsung melakukan pendataan. Kemudian, pihaknya meminta agar sarana distribusi agar ikan makarel kaleng sesuai daftar penarikan tidak lagi didisplay atau dipajang.

“Tindak lanjut, sarana distribusi melakukan penarikan untuk dikembalikan ke distributor. Selanjutnya untuk dilakukan pemusnahan,”kata dia.

Dengan masih ditemukannya ikan makarel kaleng sesuai daftar penarikan, kata dia, pihaknya akan terus melakukan penertiban ke sejumlah titik lainnya. “Tim akan terus lanjutkan ke market-market besar,” Ujar Alex. [Lb/Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here