Belum Direlokasi, KBM SDN Inpres Cikeusal‎ Terganggu Aktivitas Pembangunan Tol

Ilustrasi

Serang, Liputanbanten.co.id  – Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi menyebut bahwa SDN Inpres Cikeusal sudah merasakan dampak dari aktifitas pembangunan Tol Serang – Panimbang.

Para siswa kerap ketakutan saat merasakan getaran keras dari kendaraan besar ketika sedang melaksanakan‎ KBM.

“‎Anak – anak tidak suka mendengar getaran suara mobil besar, jadi ketika mendengar itu jangankan anaknya, gurunya saja lari. Makanya kita harapkan 2019 harus sudah beres (relokasi sekolah terdampak tol Serang – Panimbang-red)‎,” ujar Aber, Selasa (4/12/2018).

‎Terkait dengan rencana pembangunannya, kata dia yang menentukan adalah PPK jalan tol Serang – Panimbang. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Serang ‎hanya menerima jadi.

“Kami tidak bisa menyatakan kapan dibangunnyan karena menggunakan sistem‎ lelang, dan tim apraisal lain sebagainya,tapi itu kewenangan PPK jalan tol,” ujarnya.

Namun dirinya mewanti wanti agar relokasi tersebut segera dilaksakan sehingga tidak berdampak terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti SDN Sadah di Desa Kaserangan yang tergerus oleh Pembangunan Puspemkab Serang. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here