Data PBI BPJS Kesehatan Carut Marut, Dewan Panggil Kadinsos dan Kadinkes Kota Serang

Ketua Komisi III DPRD Kota Serang Pujiyanto saat ditemui di Gedung DPRD Kota Serang, Rabu (4/12/2019).@Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Komisi II DPRD Kota Serang memanggil Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan BPJS Serang.

Pemanggilan tersebut dilakukan setelah Ketua Komisi III DPRD Kota Serang Pujiyanto menerima surat yang dilayangkan BPJS Kesehatan tertera nama anaknya masuk sebagai Penerima PBI BPJS Kesehatan.

“Kami hari ini melakukan pemanggilan kepada Kadinkes, Kadinsos dan BPJS Kota Serang sebagi reaksi dalam menanggapi isu-isu sosial yang dimana terjadi kesalahan data dalam konteks penerima PBI BPJS Kesehatan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Serang, Pujiyanto saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kota Serang, Rabu (4/12/2019).

Dari hasil pemanggilan itu, lanjut dia, pihak Dinsos Kota Serang mengakui bahwa ada ketidak akuratan data penerimaan PBI BPJS Kesehatan. Hal itu disebabkan minimnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki Dinsos.

“Dari hasil itu Kadinsos Kota Serang mengakui bahwa terjadi kesalahan dari pendataan program PBI tidak begitu akurat karena tenaga pendata masyarakat miskin SDMnya hanya 40 orang,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya akan mendorong dari sisi anggaran dengan harapan Dinsos Kota Serang bisa menambah petugas pendata penerimaan PBI BPJS Kesehatan.”Kami kedepan akan mendorong dari sisi anggran agar Tim pendata di Dinsos agar bertambah,” ujarnya.

Sementara, Kadinsos Kota Serang Popy Nopriadi mengakui bahwa pertemuan ini membahas tentang PBI BPJS Kesehatan yang saat ini mencapai 42 ribu penerimaan.”Kita membahas solusi soal carut marut data orang yang berhak menerima PBI BPJS Kesehatan, karena kemarin ada kesalahan,” kata Popy.

Hal itu disebabkan petugas pendata penerimaan PBI BPJS Kesehatan hanya 40 orang. Sedangkan mereka, lanjut Popy memverifikasi sebanyak 42 ribu orang.”Ini sangatvrepot, maka kami akan menambah sebanyak 200 orang lagi,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mendata kembali PBI BPJS Kesehatan dan dilakukan verifikasi kembali.”Data PBI BPJS Kesehatan untuk 2020 nanti akan diverifikasi ulang,” tandasnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here