138 Kantong Jenazah Sudah Ditemukan, Pencarian Korban Dilanjutkan

Black bok Lion Air PK-LQP dibawa tim evakuasi beberapa waktu lalu.

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Hingga Minggu (4/11) malam, total 138 kantong jenazah sudah ditemukan dan diserahkan ke RS Polri untuk identifikasi. Sedangkan serpihan puing pesawat juga barang-barang penumpang sudah diserahkan ke pihak berwenang.

“Mudah-mudahan penjelasan ini menambah keyakinan Bapak-Ibu sekalian kalau kita bekerja cepat dan benar,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi di hadapan para keluarga korban di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Ia memaparkan proses pencarian hingga evakuasi korban dan puing-puing pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang. Kabasarnas memastikan proses pencarian yang diperpanjang 3 hari tetap dilakukan optimal.

“Ini merupakan duka yang mendalam untuk seluruh bangsa Indonesia termasuk kami juga dengan adanya musibah pesawat Lion Air JT 610,” ujarnya.

Operasi pencarian yang dimulai beberapa saat setelah laporan hilang kontaknya Lion Air tujuan Pangkalpinang, Senin (29/10) dilakukan selama 24 jam. Fokus utama pencarian yakni mengevakuasi korban Lion Air.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan pihaknya sudah meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan proses investigasi jatuhnya Lion Air nomor penerbangan JT 610 dengan berkala.

Kemenhub juga melakukan ramp check 11 pesawat Boeing 737 Max 8 pasca kejadian. “Kami akan melakukan spesial audit terhadap SOP, awak. Ini (langkah) awal melakukan preventif,” katanya.

“Sekali lagi saya menyampaikan dukacita mendalam semoga semua yang berpulang mendapat tempat di sisi Allah SWT,” papar Menhub. (Lb/Dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here