Kapolri Larang Polisi Bermain Proyek

Komjen Pol Idham Azis mengikuti uji kepatutan dan kelayakan Kapolri di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).@Foto:Kmp/Liputanbanten.co.id

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah untuk jajarannya di daerah. Point penting surat tersebut berupa larangan jajarannya bermain proyek di daerah.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat telegram dengan nomor ST/3388/XII/HUM.3.4/2019. Surat tersebut diteken Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, surat tersebut sebagai langkah Polri mengawasi dan mendukung pembangunan di daerah.

“Kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah ataupun di lapangan, kita juga ikut mengawasi, ikut mempunyai peran serta dalam mengawal daripada pembangunan nasional,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).

Argo menuturkan, bila ditemukan oknum Polri yang bermain di daerah akan diberikan tindakan tegas. Selain ditujukan pada internal Polri, imbauan tersebut juga berlaku pada oknum pemerintah atau pimpinan daerah yang menyelewengkan anggaran pembangunan daerah.

“Tentunya tidak terlepas untuk eksternal saja, untuk internal sendiri ada internal yang bermain-main juga kita lakukan tindakan. Ini pemberitahuan kepada satu tingkat di bawah untuk mengindahkan daripada pemberitahuan Kapolri ditandatangani Kabareskrim,” ujar Argo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz, ikut memberi arahan kepada para kepala daerah dalam acara Rakornas Indonesia Maju dan Forkopimda.

Dalam paparannya, Idham mengatakan jajarannya siap membantu para kepala daerah dalam mengawal pembangunan demi mewujudkan visi misi Jokowi-Ma’ruf. Sehingga ia meminta para kepala daerah menggandeng kapolres di daerah masing-masing.

Namun jika kapolres tersebut justru menyulitkan dan meminta proyek, Idham siap menggantinya.

“Bapak-bapak harus menggandeng para kapolres dan saya juga minta pada kapolres tidak merupakan bagian dari permasalahan yang ada di daerah. Karena juga bukan rahasia umum banyak juga kapolres itu kalau dia minta proyek,” kata Idham di SICC, Sentul, Bogor, Rabu (13/11/2019).

“Nah ini bagian dari masalah dia. Berarti dia konspirasi. Kalau dia begitu, para gubernur, wali kota, silakan hubungi saya. Nanti saya carikan pemain cadangan,” lanjutnya.(Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here