Hasil Tes Psikologis KPU Diabaikan, Akademisi: Laporkan dan Usut Sampai Tuntas

9 nama Calon Anggota KPU Lebak yang masuk kategori dipertimbangkan dalam hasil tes psikologis. @Dok. Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Dukungan Ombudsman RI Perwakilan Banten untuk mendalami potensi maladministrasi proses Seleksi Anggota KPU Lebak 2018 bertambah.

Setelah dari Bawaslu Banten, kini dukungan datang dari Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Leo Agustino. Ia berharap, persoalan proses seleksi KPU Lebak diusut secara tuntas.

“Laporkan dan usut sampai tuntas,” ujar Leo kepada Liputanbanten.co.id melalui telpon genggamnya, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Seleksi KPU Lebak Tanpa Pengawasan Bawaslu. Ombudsman Dalami Maladminitrasi Seleksi KPU Lebak

“Kita ingin Pemilu 2019 lebih berintegritas, beradab, dan demokratis secara prosedural maupun substansial,” tegasnya.

Terlepas dari itu, Liputanbanten.co.id juga mendapatkan informasi bahwa hasil tes Psikologis KPU Lebak diabaikan timsel.

Data yang diperoleh, berdasarkan rekap hasil tes psikologis Calon Anggota KPU Lebak pada 21 November 2018. Ada 9 nama masuk kategori yang dipertimbangkan dan 21 peserta tidak disarankan.

Namun, justru yang diloloskan untuk masuk dalam 10 besar diambil dari peserta Calon Anggota KPU Lebak yang tidak disarankan dalam rekap hasil tes Psikologis.

Masih kata Leo, menurutnya pilihan tersebut salah. “Ini yang bermasalah,” katanya ketika diminta pandangannya terkait pengambilan peserta Calon Anggota KPU Lebak yang tidak disarankan dalam hasil tes psikologis.

Sementara itu, Akadimisi UIN “SMH” Banten Eka Julaeha menegaskan, idealnya Calon Anggota KPU Lebak yang masuk 10 besar merupakan mereka yang masuk kategori dipertimbangkan.

“Idealnya yang masuk adalah 10 calon komisioner (Anggota KPU Lebak,red) yang dipertimbangkan dan penilaian harus tinggi juga,” ujar Eka.

Namun jika ada persoalan lain dalam proses seleksi Anggota KPU Kabupaten Lebak. Maka patut untuk diusut secara tuntas. “Tapi soal lain,  jika ada permainan yang tidak fair dalam keseluruhan proses seleksi.  Jika ada yah harus di usut tuntas,” harapnya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here