Kekayan Minyak Diduga Alasan Upaya Kudeta Presiden Venezuela  

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. @Foto:Net/Liputanbanten.co.id

Venezuela, Liputanbanten.co.id – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro terus digoyang. Bahkan jadi incaran untuk digulingkan dari jabatannya itu.

Lebih mengejutkan, adanya ikut campur AS dalam persoalan Venezuela. Kekayaan minyak di negara tersebut kini menjadi dasar timbulnya isu kudeta.

Utusan pemimpin oposisi Venezuela Juan Guadio untuk Amerika Serikat, Carlos Vecchio mengatakan bahwa cadangan minyak negaranya akan dibuka untuk investor asing.

Hal itu memperkuat kecurigaan bahwa dukungan Washington terhadap Guaido tergantung pada negosiasi minyak.

Dimuat Russia Today (Rabu, 6/2), Vecchio mengatakan bahwa Guadio ingin meningkatkan produksi minyak dan membatalkan persyaratan saat ini bahwa raksasa minyak milik negara PDVSA harus mempertahankan saham pengendali dalam usaha patungan.

Saat ini, PDVSA diketahui harus mempertahankan 51 persen saham dalam proyek bersama.

“Kami ingin pergi ke ekonomi terbuka, kami ingin meningkatkan produksi minyak. Mayoritas produksi minyak yang ingin kami tingkatkan akan berada di sektor swasta,” ujar Vecchio selama wawancara di kantor DC Bloomberg.

Komentar Vecchio tidak akan mengejutkan bagi analis yang memperkirakan Trump mendukung Guaido melawan sosialis Presiden sah Venezuela, Nicolas Maduro untuk mendapatkan akses ke sumber daya alam Venezuela yang luas bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.

Trump sendiri memberikan dukungannya di belakang Guaido pada bulan Januari lalu dan meminta Maduro untuk mundur setelah pemimpin oposisi menyatakan dirinya sebagai presiden sementara. (Lb/Rmol/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here