HMI Aksi Koin untuk Australia

dada
Aktifis HMI Badko Jabodetabeka-Banten menggelar aksi “Coin For Aaustralia”,  Sabtu (7/3). (Foto: Iqbal)

Serang, liputanbanten.com – Sejumlah aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jabodetabeka-Banten menggelar aksi pengumpulan koin. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Perdana Menteri Australia Tonny Abbott beberapa waktu lalu yang menyinggung tentang pemberian bantuan Australia terhadap Aceh pada bencana tsunami 2004 lalu. Aksi itu berlangsung di perempatan Pisang Mas, Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (7/3).

Syahid, Ketua LH Badko Jabodetabeka-Banten menuturkan, Coin For Australian ditujukan atas seruan moril serta mendukung penuh kasus hukum yang menimpa duo “bali nine”. “Segera Lakukan eksekusi atas hukum yang menimpa duo Bali Nine,” kata Syahid.

Dikatakan Syahid, Tonny Abbot untuk segera mencabut pernyataan yang mengungkit bantuan kemanusiaan bagi rakyat Aceh, dan segera meminta maaf. “Tonny Abbot untuk segera menarik pernyataan dan bersegera meminta maaf,” tegasnya. Lanjut Syahid, hasil pengumpulan koin ini akan secara langsung diserahkan pada paguyuban masyarakat Aceh pada hari Minggu (8/3) besok di Kota Serang.

Hal senada dikatakan Nofyan, Ketua HMI Komisariat UNSERA, aksi ini sebagai bentuk protes atas pernyataan Perdana Menteri Autralia beberapa waktu lalu. “Pernyataan itu sangat menyakiti perasaan masyarakat Indonesia, terlebih warga Aceh,” jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden kiranya tidak memberi ampunan kepada para pengedar narkoba. “Pemerintah wajib hukumnya tegas dalam persoalan ini, jangan dengar intervensi asing apalagi intervensi Tonny Abbott.” Tutup Nofyan.

(Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here