Korban Lion Air Asal Kramatwatu Dimakamkan di Cikande

Jenazah Sahabudin (40) dibawa ke Cikande untuk dimakamkan, Kamis (8/11/2018)

Serang, Liputanbanten.co.id – Sahabudin (40), warga Komplek Perumahan Griya Cilegon, Blok C3, Nomor 13, RT 003/RW 003, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dikebumikan, Kamis (8/11).

Korban pesawat jatuh Lion air JT 610 rute penerbangan Jakarta-Pangkal‎ Pinang tersebut tiba pada Rabu (7/11) malam dan dimakamkan di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Kepala KKP kelas dua Pangkal Pinang, Sirjon Sihotang mengatakan‎ bahwa korban setiap Jumat sore memang biasanya pulang ke kampung halamannya, dan Senin pagi kembali berangkat bekerja ke Pangkal Pinang.

“Jadi setiap hari Senin pagi kan ada pesawat yang paling pagi jam 7.20 wib sampai disana (Pangkal Pinang-red), kita kan finger print kantor bisa sampai jam 8 diperbolehkan,” kata Sihotang.‎

Namun, kata dia musibah menimpa korban. Kata dia korban terindentifikasi pada Rabu sekitar pukul 19.00 wib malam. Mendengar informasi tersebut dia kemudian memutuskan langsung berangkat dari Pangkal Pinang ke kediaman korban pada Kamis (8/11). “‎Begitu kejadian saya sudah kesini (kediaman korban-red), memberikan suport,” ujarnya.

Menurutnya, pegawainya tersebut merupakan pekerja keras, dan sangat dekat dengan semua pegawai dan seluruh masyarakat tempat tinggal. Seluruh pegawai di Pangkal Pinang pun sangat kehilangan atas kepergian beliau. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here