Kasus Mafia Bola, PSSI Diminta Tak Menutup Diri

Kantor PSSI (Foto: Lip6/Helmi Fithriansyah)

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional (KPSN) menggelar diskusi terkait sepak bola Indonesia di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Diskusi dengan tema ‘Menuju sepak bola bersih, berprestasi, tanpa Mafia’ tersebut, KPSN menyoroti terkait pengaturan skor yang terjadi dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Setelah mendapat masukan dan saran dari peserta yang hadir, KPSN meminta PSSI bijak menyikapi masalah pengaturan skor yang tengah ramai diperbicangankan pencinta sepak bola Indonesia.

Ketua KPSN Suhendra Hadisungkono mengatakan, diskusi untuk memberi dan merumuskan perbaikkan sepakbola nasional ke depan.

“KPSN berkepentingan mendapat masukan dari para peserta yang hadir di diskusi karena ini bisa menjadi data untuk pengembangan kasus mafia bola kepada Satgas Antimafia Bola,” ungkap Suhendra.

Hal sama disampaikan Komisioner KPSN Mohammad Zein melihat PSSI tidak usah takut akan diskusi yang digelar ini karena kegiatan ini bisa menjadi masukan bagi PSSI.

“Sebagai wadah sepak bola nasional, PSSI harus bisa bijak dan jangan menaruh curiga bahkan mereka harus bisa memperbaiki diri jika ingin terus mengurus sepak bola” tegas Zein. (Lb/Jpn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here