Terkendala Perangkat dan Jaringan, Lebak Belum Siap Ujian Online

Ilustrasi Ujian Nasional (Foto: Pemerintah/Net)
Ilustrasi Ujian Nasional (Foto: Pemerintah/Net)

Lebak, liputanbanten.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mendorong ujian nasional (UN) dilaksanakan dengan berbasis online atau Computer Based Test (CBT). Namun di lapangan, beberapa daerah menyuarakan belum sepenuhnya siap menyelenggarakan UN dengan metode baru itu.

Kepala Bidang SMP-SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak, Hadi Nugraha, menyatakan pihaknya belum siap melaksanakan ujian nasional dengan cara online. “Kami belum bisa melaksanakan ujian nasional online, seperti yang diharapkan Kementerian Pendidikan, ” kata Hadi kepada wartawan, Jumat (6/3) lalu.

Dikatakan Hadi, pemerintah daerah belum siap melaksanakan UN secara online karena sebagian besar sekolah di daerah ini (Lebak) belum memiliki perangkat komputer dan sistem jaringan internet. “Bahkan beberapa sekolah di pedalaman Kabupaten Lebak listrik kerapkali padam, terlebih musim hujan seperti sekarang ini,” kata dia. Namun kata dia, Pelaksaanan UN secara online bisa dilaksanakan apabila sekolah itu sudah memiliki jaringan internet maupun perangkat komputer dan listrik.

Diketahui, meski populer dengan sebutan UN secara online, teknis penyelenggaraan ketika di lapangan tidak harus ada komputer yang terus terhubung jaringan internet. Hal ini dikarenakan Kemendikbud nantinya akan menyiapkan sejenis software yang isinya soal-soal ujian.

Piranti lunak itu lantas di-install ke komputer sekolah penyelenggara UN online. Selain itu, ketika piranti lunak dibuka, otomatis semua program komputer yang terpasang tidak bisa digunakan. Apakah itu Youtube, Facebook, atau Twitter atau jejaring sosial lain tidak bisa dibuka. Jadi siswa fokus dengan aplikasi ujian.

(Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here