Pipa Gas di Laut Pulo Panjang Bocor

Serang, Liputanbanten.co.id – Pipa gas milik PT. CNOOC ditengah laut sekitar 3-5 Mil dari Perairan Pulo Panjang, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin (9/7). Kebocoran gas yang menyebabkan semburan air laut tersebut terjadai akibat terkena jangkar kapal besar berbendera Jepang.

Dari informasi, semburan gas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 wib.‎ Lokasi kebocoran pada posisi S 05.55.052 – E 106.07.075‎. Pipa gas tersebut merupakan jalur suplai gas pembangkit listrik dari PT. CNOOC ke turbin PT. PLTGU Cilegon, sehingga mengakibatkan salah satu turbin PT.PLTGU mati‎.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma membenarkan adanya semburan gas ditengah laut. Mendengar informasi ters‎ebut pihaknya langsung turun langsung melihat ke lokasi kejadian.

‎”Pusdalops BPBD Kab.Serang telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berada diwilayah kejadian.‎ TIM berkoordinasi dengan Polair Banten yang melakukan investigasi kelokasi,” kata Nana.

‎Hasil koordinasi, kata dia bahwa jalur pipa gas milik PT CNOOC yang merupakan jalur suplai gas pembangkit listrik dari PT. CNOOC ke turbin PT. PLTGU Cilegon, sehingga mengakibatkan salah satu turbin PT.PLTGU mati. Kebocoran jalur Pipa Gas PLTGU ditengah laut tersebut berjarak sekitar 3-5 Mil dari Perairan Pulau Panjang.

“Penyebabnya akibat tersangkut jangkar kapal berbendera Jepang. Sehingga mengeluarkan semburan dari dalam laut di sebelah barat pulau panjang, adapun semburan tersebut akibat kebocoran pipa gas bawah laut milik PT. CNOOC yang berada pada titik koordinat : 05°-55-052 S dan 106°-07-075 E,” katanya. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here