Novel Sebut Anies Tak Pernah Ada Kasus di KPK

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, angkat bicara soal pertemuannya dengan Anies Baswedan di sebuah masjid pada 2017 di Singapura.

Pertemuan itu menjadi sorotan sebagian kalangan sebagai konflik kepentingan. Sebab, Anies disebut pernah dilaporkan ke KPK terkait jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies dituding melakukan korupsi pendanaan Frankfurt Book Fair tahun 2015 senilai Rp 146 miliar. Namun tudingan itu dimentahkan Novel.

“Pak Anies itu tidak pernah ada kasus di KPK. Soal orang dilaporkan, saya kira banyak orang yang dilaporkan,” ujar Novel saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Menurut Novel, pelaporan biasanya diterima oleh Direktorat Pengawasan Internal Pengaduan Masyarakat (PIPM). Bila ada indikasi laporan itu merupakan tindak pidana korupsi, maka akan ditindaklanjuti ke tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), penyelidikan, dan seterusnya.

Terkait pelaporan di KPK, Novel pun menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada penyelidikan terkait laporan terhadap Anies.

“Pak Anies enggak pernah ada masalah di KPK, enggak pernah ada penyelidikan terkait dengan hal yang berhubungan dengan Pak Anies,” ujar dia.

Novel pun membantah melakukan intervensi terkait pelaporan terhadap Anies. “Saya kira enggak seperti itulah. Saya juga enggak bisa mengakses perkara-perkara di luar apa yang saya tangani,” ujar dia.

Menurut dia, KPK memang sering menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait dugaan korupsi beberapa pihak. Novel juga menyinggung Joko Widodo yang pernah dilaporkan terkait jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Pak Jokowi pun (pernah) dilaporkan ke KPK, kasus Transjakarta. Tapi kan konteksnya, KPK kemudian tidak melihatnya itu sebagai perkara kan, belum ditentukan,” ujar dia.(Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here