Punya Masalah Dengan Pelaku Usaha ?, Ayo Lapor ke BPSK

Narasumber menyampaikan materi sosialisasi, Kamis (8/11/2018). (Foto: Liputanbanten.co.id)

Serang, Liputanbanten.co.id – Disperindag Provinsi Banten sosialisasikan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) ke kalangan pelajar siwa/i SMA di Kota Serang. Sosialisasi mengusung tema ‘Kemana BPSK’ itu berlangsung di salah satu gedung, Kota Serang, Kamis (8/11/2018).

Kabid Pengawasan pada Disperindag Banten H. Rosyidi mengatakan, keberadaan BPSK harus diketahui seluruh lapisan masyarakat termasuk kalangan pelajar. “Semua masyarakat Banten harus tahu apa itu BPSK ?, Untuk apa BPSK ?,” ujar H. Rosyidi usai menyampaikan materi sosialisasi, Kamis (8/11/2018).

Rosyidi menyebutkan, saat ini BPSK ada di Kota Tangerang dan Kabupaten Lebak. “BPSK ini lembaga yang bertugas untuk menyelesaikan sengketa konsumen,” ujarnya. Ia mencontohkan kasus yang bisa dilaporkan konsumen ke BPSK.

‘Seorang konsumen membeli satu unit motor dengan cara kredit. Dengan demikian, konsumen wajib membayar cicilan perbulan. Namun, dalam perjalannya macet, konsumen tidak membayar 2 bulan berturut-turut. Tiba-tiba pelaku usaha yang memberikan kredit tersebut menarik motor dari konsumen yang menunggak’.

Penarikan motor yang menunggak 2 bulan berturut-turut dirasa janggal oleh konsumen. Sebab tidak sesuai dengan perjanjian awal’. Maka konsumen bisa mengadukan pelaku usaha ke BPSK. “Itu lah kasus yang bisa diselesaikan BPSK, jadi jangan ragu untuk melapor,” katanya.

Ditegaskan Rosyidi, keberadaan BPSK diatur dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. “Tidak hanya itu dalam undang-undang tersebut juga diatur soal hak, kewajiban pelaku usaha dan konsumen. Termasuk masa penanganan sengketa konsumen oleh BPSK.” katanya.

Pelaksana/Penyidik Perlinudngan Konsumen (PPNS-PK) pada Disperindag Banten Pandi berharap, siswa SMA dari Kota Serang yang menjadi peserta sosialisasi BPSK bisa kembali mempelajari undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

“Meskipun keberadaan BPSK hanya ada di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Lebak. Tetap bisa menyelesaikan sengketa konsumen yang terjadi di wilayah Kota Serang. Jadi kalo ada warga yang mau lapor ke BPSK, laporlah ke BPSK Kabupaten Lebak,” katanya.

Melalui sosialiasi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mengetahui soal BPSK tetapi juga menjadi konsumen yang cerdas. “Salah satu ciri konsumen yang cerdas itu teliti sebelum membeli,” katanya.  (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here