Aktivis Cilegon Kecam Kedatangan Jokowi di Politisasi Elit Parpol

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Aktivis muda dan mahasiswa Al-Khairiyah, mengecam adanya upaya politisasi acara Harlah Al-Khairiyah dan kehadiran Presiden Jokowi oleh partai politik tertentu.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKOM Al-Khairiyah Permas Dandi Maulana mengatakan dirinya melihat banyak sekali bendera Al-Khairiyah di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon, namun kata Dandi sangat disayangkan bendera tersebut ditumpangi oleh bendera partai politik.

“Dan tidak sengaja kami melihat bendera Parpol yang seakan menumpangi bendera Al-Khairiyah di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon,” tutur Dandi

Menurut Dandi, hal tersebut sangat membuat miris, karena Al-Khairiyah sebagai Ormas yang berlatar belakang pendidikan seharusnya dihargai oleh para pelaku politik, dengan tidak berusaha menumpangi agenda-agenda Al-Khairiyah dengan politik tertentu.

“Kami selaku mahasiswa (BEM) STIKOM Al-Khairiyah sangat miris melihatnya, karena Al-Khairiyah adalah lembaga pendidikan Islam. Dunia pendidikan seharusnya tidak boleh dimasuki oleh partai politik,” katanya.

Ia juga berharap pihak-pihak yang sengaja memasang bendera partai tersebut untuk segera menertibkan atribut partai itu.

“Semoga oknum yang memasang atribut (bendera) itu cepat sadar dan segera untuk menurunkannya,” tandasnya. (Lb/Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here