Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, di Dominasi Kendaraan Roda Dua

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Trafik mobil pribadi diprediksi akan mendominasi arus mudik pada Sabtu (9/6) malam ini di lintasan Merak-Bakauheni. Tercatat hingga Sabtu pagi tadi, baru 66.869 orang penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera atau sebesar 9,2 % dari total jumlah penumpang selama arus mudik Lebaran di tahun 2017 lalu sebanyak 722.961 orang.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, pada akhir pekan ini diperkirakan mobil pribadi dan sepeda motor akan mulai ramai. Data Posko menyebutkan, hingga H-6 kendaraan roda 2 yang menyeberang menuju Sumatera sebanyak 3.064 unit atau baru sebesar 4,3 % dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 71.390 unit.

Lalu, kendaraan roda 4 mencapai 7.953 unit atau baru sebesar 10.6% dibandingkan total jumlah mobil pribadi pada Lebaran tahun lalu sebanyak 75.173 unit.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih baru sebesar 8,7% atau 13.505 unit dibandingkan total jumlah kendaraan roda empat campuran di tahun lalu sebanyak 156.100 unit.

Fahmi mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi dengan baik jika akhir pekan ini akan menjadi puncak arus mudik atau maju dari prediksi puncak arus sebelumnya yakni pada Senin (11/6) dan Selasa (12/6).

“Dari segi prasarana dan sarana, kami telah siap. Penambahan loket dan tollgate telah dilakukan. Untuk penumpang berjumlah 31 unit, roda dua 34 unit, dan roda empat sebanyak 17 unit yang telah siap melayani pemudik,” ujarnya.

Prediksi jumlah kendaraan pada H-6 ini mencapai 23.760 unit, dan kapasitas kapal terpasang cukup memadai sebanyak 31.674 unit.

Roda Dua Naik 42 Persen

Sementara itu, arus mudik dilaporkan mulai mengalami peningkatan di Gilimanuk, Bali yang akan menyeberang ke Ketapang (Jawa), khususnya roda 2 yang mulai ramai sore ini.

Data Posko mencatat, jumlah trip mencapai 273 atau naik 21% dari tahun lalu 226, jumlah penumpang mencapai 43.263 orang atau naik 25% dari tahun lalu sebanyak 34.494 orang. Lalu jumlah roda 2 mencapai 8.236 unit atau naik 42% dari tahun lalu sebanyak 5.811 unit, dan roda 4 mencapai 5.800 unit atau naik 22% dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.749 unit.

Sebaliknya di Ketapang, jumlah penumpang mencapai 16.267 orang atau turun 18% dari tahun lalu 19.893 orang, lalu roda dua sebanyak 705 unit atau turun 29% dari tahun lalu sebanyak 994 unit dan roda 4 hanya mencapai 3.030 unit atau turun 24% dari tahun lalu sebanyak 3.968 unit.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Elvi Yoza mengatakan, jika dibandingkan dengan total jumlah pemudik dari Pulau Bali ke Pulau Jawa pada tahun sebelumnya (2017) dari H-8 hingga H-1 maka jumlah pemudik yang baru menyeberang dari Gilimanuk : penumpang baru mencapai 70.939 atau sekitar 17 persen dari total penumpang 413.783 orang. Lalu, kendaraan Roda 2 mencapai 12.874 unit atau 15 persen dari total 87.923 unit. Dan kendaraan R4/lebih sebanyai 10.538 unit atau 23% dari total 45.366 unit).

Ia juga memastikan kapasitas terpasang kapal yang melayani dari Gilimanuk menuju Ketapang, memadai. Dari prediksi 14.820 unit kendaraan, kapasitas kapal terpasang mencapai 33.633 unit kendaraan.

“Menghadapi prediksi puncak arus mudik pada hari ini, kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di pelabuhan serta mengoptimalkan kesiapan armada, infrastruktur pelabuhan dan penerapan pola operasi maksimal. Kami juga mengharapkan kerjasama dari para pengguna jasa untuktertib di jalur yg telah dipersiapkan,” tandasnya (Lb/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here