Dituduh Masukan Jarum Kesosis, Puluhan Karyawan PT CPI di PHK Sepihak

Puluham Karyawan PT CHAROEN Pokphand Indonesia (CPI) saat berkumpul untuk mengadukan masalah ke advokat, Selasa (10/9/2019) @Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – PT CHAROEN Pokphand Indonesia (CPI) yang berada di daerah Cikande, Kabupaten Serang melakukan penon Joban atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak kepada puluhan karyawannya.

PHK itu dilakukan kepada 45 pegawai meliputi 39 perempuan dan 6 pegawai laki-laki oleh pihak manajemen perusahaan dengan menuduh para karyawan tersebut telah memasukkan jarum kedalam sosis

Salah satu pegawai PT CPI yang tidak ingin menyebutkan namannya mengatakan, kejadian tersebut bermula pada saat bagian shift 2 sedang melakukan packing sosis, dan terdeteksi pada mesin adannya sebuah jarum di dalam sosis.

“Inipun tanpa sepengetahuan kami, karena kami bukan bagian mengolah. Lantaran untuk mengolah berada pada Shift 1, tetapi yang terkena imbas adalah shift 2,” ungkapnya saat di temui di Persada Banten, tengah mengadu kepada kuasa hukum, Selasa (10/9/2019).

Ia menuturkan, kejadian pemberhentian tersebut pada tanggal 26 Agustus oleh Kepala Bagian Departement Sosis di PT CIP.”Waktu itu Bu Indah bagian Kepala Departement Sosis memanggil kami semua (45 Pegawai, Red). Setelah itu kami dikumpulkan untuk di paksa mengakui, bahwa telah memasukan jarum ke dalam sosis,” tuturnya.

Kemudian setelah itu, Ia mengaku, terkejut dengan secara mendadakan di berhentikan oleh PT CPI dengan ucapan. “Anehnnya kita tidak bersalah, malah diberhentikan dengan lisan. Makannya kami hari ini meminta bantuan kepada kuasa hukum, untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata wanita berkerudung dan bertubuh kecil, pegawai PT CPI, Kabupaten Serang.

Tuntutan yang diberikan, dikatakan pegawai PT CPI, adalah ingin berkerja kembali, dan berikannya pesangon hasil kerja mereka selama di PT CPI.”Kita hanya ingin bekerja kembali, karena sudah 14 tahun kita bekerja di PT CPI. Apalagi, kita ini diberhentikan dengan hanya ucapan, dan tidak etis. Bahkan pesangon kita tidak diberikan,” tandasnya.

Sementara itu, Manajemen PT. CPI Kabupaten Serang saat di konfirmasi melalui sambungan telepon selular tidak memberikan jawaban atas permasalahan itu.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here