Tertib Administrasi, ULP Banten Meminta OPD Serahkan PL

Kasubag Pengadaan Barang atau Jasa, ULP Banten, Saiful Bahri saat di temui di ruang kerjannya, Selasa (10/9/2019).@Foto:Febri/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Sejumlah paket pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, masih menggunakan sistem Penunjukan Langsung (PL) yang dikelola pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan belum terpusat pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang atau Jasa.

Sementara itu, PPK maupun PA OPD sendiri tidak akan memperoleh honor dari setiap proyek PL yang dikerjakan pihak rekanan. Atas kondisi itu, mengundang pertanyaan banyak pihak.

Kasubag Pengadaan Barang atau Jasa, ULP Banten, Saiful Bahri mengatakan, belum semua paket pengadaan barang atau jasa di Lingkungan Pemprov Banten terpusat pada ULP. Khususnya paket pekerjaan dengan sistem PL.

Saeful menyebutkan, sejumlah OPD yang menyerahkan peket-paket PL kepada ULP, agar bisa dicarikan pemenang tendernya. OPD tersebut diantaranya, Bappeda, Biro ARTP, Biro Umum, DKP, Kominfo, BPBD, dan Satpol Banten.

“Selebihnya masih dikerjakan langsung oleh OPD terkait,” ungkapnya kepada Liputanbanten.co.id saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa(10/9/2019).

Ia meminta seluruh OPD di Lingkungan Pemprov Banten bisa melimpahkan pengelolaan paket PL-nya kepada ULP Banten, agar bisa dicarikan pemenang tendernya. Dengan begitu, lanjut Saiful, PA dan PPK di setiap OPD bisa lebih fokus mengurusi program kegiatan di dinasnya masing-masing.

‚ÄúSelain itu, agar data-data pengadaan barang ataupun jasa bisa lebih mengerucut lagi, mulai dari paket pekerjaan yang nilainnya kecil dengan sistem PL hingga lelang terbuka untuk umum yang nilainya puluhan milyaran, itu semua agar datanya ada disini, supaya jelas peruntukannya,” tandasnya.(Lb/Fs/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here