Jaman Bantah Dugaan Pelanggaran Pemilu

Tb Haerul Jaman. (Foto: Liputanbanten)

Serang, Liputanbanten.co.id – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten melakukan pemeriksaan terhadap adik tiri Tb HaeruL Jaman dari terpidana kasus suap Pilkada Lebak Ratu Atut Chosiah.

Pemeriksaan tersebut terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Jaman ketika menghadiri di Rapat Kerja (Raker) Forum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) beberapa hari yang lalu. Tak hanya Jaman, Bawaslu Banten hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anak ke 2 (RAC) perihal yang sama.

Diketahui, Jaman yang merupakan Walikota Serang yang kini resmi mengundurkan diri karena maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Legislatif) DPR RI Dapil Banten II, sementara Andiara yang hari ini menjabat sebagai anggota DPD RI yang juga mencalonkan diri kembali, tak hanya kedua bersuadara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang yang juga Caleg DPRD Provinsi Banten turut hadir dalam kegiatan itu.

Mantan Walikota Serang Non Aktif yang juga Caleg DPR RI Tb Haerul Jaman mengatakan, kehadiran dirinya di acara yang digelar Apdesi sebagai dewan yang kemudian di kegiatan tersebut diberikan waktu untuk memberikan motivasi, arahan dan masukan kepada para peserta.

“Saya gak ada disana gak ada ajakan untuk memilih saya, saya hanya mengajak sama-sama saling mendoakan, tujuanya agar harapan kita semua bisa tercapai,” kata Jaman usai menjalani pemeriksaan di sekertariat Bawaslu Banten, Kelapa Dua, Kota Serang, Rabu (10/10).

Soal dugaan pengkoordiniran Kepala Desa, Jaman beralasan, dirinya tidak mempunyai tujuan ke arah sana, namun, kehadiran hanya memenuhi undangan oleh panitia kegiatan. “Disitu ada Bu Andiara, ada Pak Fahmi dan ada calon yang lain lagi,” tandasnya.

“Coba teman-teman perhatikan, disiru ada Caleg siapa saja, tanya kepanitianya, ada 3-4 Celeg disitu,” tegasnya. Pantauan dilokasi, Tb Haerul Jaman di periksa selama 3 jam oleh Bawaslu Banten. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here