Puluhan Anak ISIS Dipulangkan Ke Rusia

Ilustrasi

Irak, Liputanbanten.co.id – Sebanyak 27 anak-anak Rusia yang ibunya ditahan di Irak karena menjadi anggota kelompok militan ISIS pulang ke Rusia (Minggu, 10/2).

Mereka tiba melakui bandara Ramenskoye, dekat Moskow.”Dua puluh tujuh anak-anak Rusia telah dipulangkan dari Baghdad,” kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia.

Mereka dibawa oleh orang tua mereka untuk bergabung dengan pertempuran ISIS di Irak. Ayah dari anak-anak itu tewas selama tiga tahun pertempuran antara ISIS dan pasukan Irak.

Utusan Rusia untuk hak-hak anak Anna Kuznetsova, membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan, 27 anak yang berusia empat hingga 13 tahun berasal dari 10 wilayah berbeda di Rusia.

Kremlin sebelumnya mengumumkan pada awal Januari kemarin bahwa 115 anak-anak Rusia berusia di bawah 10 tahun, bersama delapan anak berusia antara 11 dan 17 tahun, masih berada di Irak.

Hukum Irak mengizinkan tahanan ditahan bersama anak-anak mereka sampai usia tiga tahun, tetapi anak-anak yang lebih besar harus tinggal bersama kerabat.

Sementara itu, pada bulan November, Kheda Saratova, seorang penasihat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, memperkirakan saat ini ada sekitar 2.000 janda dan anak-anak dari pejuang ISIS Rusia masih di Irak dan Suriah.

Sekitar 100 wanita dan anak-anak, kebanyakan dari republik Kaukasus, telah kembali ke Rusia sejauh ini. (Lb/Rmol/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here