Jasa Raharja Pantau Posko Kesehatan di Pelabuhan Merak

Jasa Raharja memantau Posko Kesehatan di Merak (Antara Foto/ Susmiyatun Hayati)

Cilegon, Liputanbanten.co.id – PT Jasa Raharja, BUMN yang bergerak dibidang asuransi kecelakaan melaksanakan kegiatan pemantauan di Posko Kesehatan Pelabuhan Merak Kota Cilegon yang berlokasi di dermaga satu dan dermaga enam.

“Kunjungan kami ini agar lebih dekat kepada pemudik,” kata Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi PT Jasa Raharja M. Wahyu Wibowo di Merak Cilegon, Senin (11/6).

Dalam kunjungannya Wahyu didampingi Kepala Cabang Jasa Raharja wilayah Banten serta  dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Merak beserta Kepolisian Polres Cilegon.

Wahyu memantau kelengkapan pelayanan kesehatan di Posko Kesehatan Pemudik, yang juga terdapat disepanjang jalan jalur mudik baik dari maupun menuju Pelabuhan Merak, lengkap dengan petugas Jasa Raharja yang disiagakan.

“Dalam mudik lebaran tahun ini kami menyiagakan Posko Kesehatan dan Peristirahatan bekerjasama dengan berbagai pihak. Untuk membantu  melayani pemudik, memfasilitasi tempat istirahat selama perjalanan, supaya lebih siap melakukan perjalanan,” kata Wahyu.

Sementara itu, dalam penanganan kecelakaan, pihaknya juga mengaku telah bekerjasama dengan layanan rumah sakit dan menjamin penanganan hingga perawatan kesehatan baik bagi pemudik yang dijamin maupun tak dijamin Jasa Raharja, supaya jika ada pemudik yang mengalami kecelakaan bisa segera diambil tindakan.

“Pokoknya untuk penanganan kami upayakan dilakukan secara cepat. Kami juga menjamin biaya pengobatan pemudik yang mengalami kecelakaan dari pengobatan penanganan biaya kesehatan awal hingga perawatan  baik yang terjamin maupun tidak dijamin Jasa Raharja,” ujarnya.

Adapun besarannya dirinci sebagai mana aturan yang ditetapkan. Dimana klaim pemberian santunan wajib dilakukan maksimal satu kali dua puluh empat jam.

“Besarannya bervariasi, kalau dia tidak terjamin dan mengalami luka ringan itu bisa kami berikan surat jaminan hingga Rp1 juta. Kalau luka ringan dan pemudik masuk dalam peserta yang dijamin mendapat sebesar Rp10 juta. Dan kalau mengalami kecacatan dan kematian itu santunan nya berbeda. Kami berikan minimal Rp35 sampai Rp50 Juta kepada pihak ahli waris,” ujar Wahyu. (Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here