Tarif Angkutan Umum Lebih dari Rp 60 Ribu, Segera Catat Nopol dan Laporkan ke Dishub

Serang, Liputanbanten.co.id –  Kepala Satuan Pelayanan Terminal Pakupatan, Roni Yurani menghimbau kepada para pemudik untuk rute Serang – Malingping agar mencatat nomor polisi dan nama perusahaan yang menaikan tarif kendaraan terlalu tinggi. Ia pun meminta kepada para penumpang untuk melaporkannya bila ada sopir atau kondektur yang meminta ongkos lebih dari Rp 60 ribu.

“Jelas tidak wajar dan harus di tindak tegas, kalau ada yang minta ongkos 100 ribu, tolong catat nomor polisi dan PO nya. Serang – Malingping normalnya Rp 40.000 kalau masih berkisar Rp 60.000 masih wajar, tadi pagi saya sudah bersama Dishub Provinsi dan Polda melakukan survei  tarif yang menaikan tidak normal akan diberikan sanksi. Laporkan saja ke Dishub Provinsi Banten tembusan Gubernur Banten kang,” himbau Yuri saat ditemui, Minggu, (10/06).

Nantinya lanjut Roni, untuk yang memberikan sanksi Trayek Serang-Malingping yaitu Dishub Provinsi Banten.

“Mengingat Trayek Serang-Malingping  AKDP kami serahkan kepada Dishub Provinsi yang memberikan sanksi terhadap pemilik kendaraan tersebut,” lanjutnya.

Selain itu Roni menjelaskan jika terbukti ada trayek Serang – Malingping yang menaikan harga tarif angkutan, Yuri meminta agar para pengguna jasa angkutan umum untuk melapor ke Dinas Perhubungan Provinsi Banten.

“Laporan silahkan ke Dishub Propinsi karena AKDP kalau AKAP Silahkan ke POSKO Kemenhub ada nomor pengaduannya,” tandasnya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here