Kasus Politik Uang Tertinggi Dalam Sejarah, KPU Kota Serang Lakukan Riset

Komisioner KPU Kota Serang, Firly MM.

Serang, Liputanbanten.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang yang berkerjasama dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Agung Tirtayasa melakukan penelitian menyoal politik uang. Hal tersebut dilakukan mengingat kasus politik uang di Pilkada Kota Serang 2018 tertinggi dalam sejarah.

“Riset soal Pilkada, temanya tentang politik uang, bekerja sama dengan LPPM Untirta tujuanya memotret kampanye politik uang yang sudah kita (KPU dan Panwaslu-red) lakukan sebetulnya berdampak tidak pada preperensi terhadap pemilih, Karena sering dilakukannya kampanye politik uang pemilih takut melakukan politik uang, Kondisi ke dua yang kontradiktif, faktanya hari ini panwaslu sedang mengelola 8 kasus uang kata Devisi SDM KPU Kota Serang, Fierly MM, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/7).

Menurutnya, Pilkada Kota Serang 2018 telah menorehkan catatan sejarah dalam hal pelanggaran pemilu khususnya kasus money politik. “Ini sejarah dalam pilkada se-provinsi Banten, tidak ada kasus politik uang paling tinggi kecuali dikotak serang,” ucapnya

Hal tersebut membuat KPU Kota Serang untuk melakukan riset menyoal perilaku pemilih dan strategi kampanye anti politik uang yang efektif. “Kampanye nya anti politik uang, tapi kasus politik uangnya banyak, ini kan kontradiktif, nah ini yang mau di potret oleh teman-teman LPPM Untirta,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fierly menambahkan, riset dilaksanakan pada tanggal 3 Juni yang akan rampung pada pertengahan bulan agustus mendatang. “risetnya selsai agustus, nanti dijadikan buku yang nantinya disebar bukunya kesemua pihak,”ujarnya

Ia pun berharap, inisiatif yang digagas oleh ketua dan komisioner KPU Kota Serang periode sekarang berharap bisa memberi manfaat untuk kedepannya. “Kami berharap riset ini menjadi warisan yang berharga untuk komisioner kedepan,” tutupnya. (Lb/Ar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here