Sulit Dilalui Kendaraan, Warga Cikeusik Bawa Pasien Gunakan Sarung dan Bambu

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Puluhan warga di Kampung Leuwibuled, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang terpaksa bergotong royong untuk membawa salah satu warga yang sakit di Puskesmas setempat dengan hanya menggunakan sarung dan bambu, kemarin (10/9/2017).

Pasalnya, korban kecelakaan bernama Sena terpaksa dibawa dengan dipinggul menggunakan sarung lantaran akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan karena kondisinya rusak.

Iman, salah satu warga Kecamatan Cikeusik mengaku kesal jika warga harus rela menerima kenyataan bahwa akses jalan ke Desanya tak kunjung dibangun. “Saya kira pemerintah daerah harus memperhatikan warganya, jangan sampai warga di desa tersebut merasa dianak tirikan. Jalan di sini (Desa Leuwibalang-red) sudah lama tidak pernah dibangun. Untuk membawa orang sakit warga harus bersusah payah untuk sampai ke Puskesmas,” ujarnya.

Ia berharap, dengan peristiwa tersebut setidaknya dapat menjadi perhatian pemerintah setempat agar memperjuangkan pembangunan jalan, minimal bisa untuk akses kendaraan. “Ya paling tidak bisa bawa orang sakit. Kalau kondisi darurat begini kan, warga harus menggotong pasien yang lumayan jauh, repot,” katanya. (Rls/Iman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here