Puluhan Karyawan  di PHK Sepiha, Manajemen ‘Upaya Mengungkap Pelaku Pemasuk Jaruk Ke sosis’

Puluham Karyawan PT CHAROEN Pokphand Indonesia (CPI) saat berkumpul untuk mengadukan masalah ke advokat, Selasa (10/9/2019) @Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) mengklaim Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak yang dilakukan oleh perusahan merupakan bagian dari upaya pengungkapan pelaku penaruh jarum dalam sosis.

Diketahui, PHK sepihak itu dilakukan kepada 45 Karyawan PT CPI dianataranya 39 perempuan dan 6 orang laki-laki.

“Tidak ada pemecatan, puluhan karyawan PT CPI hanya di offkan sementara. Karena mereka ini hanyalah karyawan borongan (outsourcing) yang ditempatkan di PT CPI,” kata Salah satu Manajemen, bagian Senior SPV PGA, PT CPI Cikande, Samuel saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (11/9/2019).

Kemudian untuk persoalan jarum yang berada di dalam sosis, dikatakan Samuel, bukanlah menyalahkan para karyawan, melainkan sedang dilakukan proses penyelidikan untuk mencaritau pelaku.

Dalam penyelidikannya, pihaknya menggandeng salah satu organisasi buruh dalam mengungkap kasus tersebut. “Tidak ada fitnah maupun karyawan dituduh memasukkan jarum ke dalam sosis. Yang jelas mah, kita sedang melakukan proses penyelidikan untuk mencari pelaku. Bahkan kita juga melibatkan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SPSI),” ujarnya.

Samuel pun menegaskan, bahwa tidak ada karyawan yang dituduh memasukkan jarum ke dalam sosis, dan masih tahap penyelidikan. “Kita ini sedang mencari pelakunya, dan mereka tidak di pecat. Tetapi di offkan sementara,” tandasnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here