Menpar Kunjungi Anyar, Larangan Rapat Dihotel Dicabut

Menpar Arief Yahya saat mengunjungi salah satu objek wisata Sanghyang Indah Resort SPA di Anyer, Selasa (12/2/2019). @Foto: Ant/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Presiden Joko Widodo mencabut larangan menyelenggarakan rapat di hotel. Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (12/2/2019).

“Tadi malam pak presiden langsung sudah menyatakan mencabut larangan rapat-rapat di hotel. Jadi sekarang boleh rapat di hotel,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Anyer.

Dengan adanya pencabutan larangan tersebut, maka instansi-instansi pemerintah bisa melakukan rapat-rapat di hotel, termasuk di Provinsi Banten.

Menpar mengatakan, sebagai upaya pemerintah pusat melalui Kemenpar dalam melakukan recovery pariwisataSelat Sunda yakni dengan melakukan berbagai kegiatan pariwisata di sekitar Anyer dan Carita.

Bahkan, ia akan datang setiap bulan ke Anyer dan Carita hingga bulan April mendatang. “Jadi ada sekitar 49 sampai 50 kegiatan akan dilaksanakan di sini,” kata Menpar.

Ia berharap dengan adanya berbagai upaya pemulihan tersebut, akan kembali mendorong wisatawan untuk datang kembali ke Anyer dan Carita dan objek wisata pantai di Selat Sunda kembali bangkit.

“Kita target sanpai Maret nanti recovery itu selesai, sebab kalau lebih dari tiga bulan berat bagi para pelaku wisata di sini,” kata Menpar.

Ia mengatakan, yang paling memberikan dampak terhadap menurunnya kunjungan wisatawan adalah soal adanya statemen dari pemerintah mengenai status level bahaya, waspada atau siaga pada Gunung Anak Krakatau (GAK).

Selain itu, pemberitaan media yang mengkhawatirkan. Sebab, kata dia, bagi masyarakat awam adanya pengumuman atau statemen tersebut dianggap sesuatu yang mengkhawatirkan karena ketudaktahuannya. (Lb/Ant/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here