Miliki Narkoba, Karyawan Swasta Diamankan Polisi

Ilustrasi

Serang, Liputanbanten.co.id – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten berhasil amankan seorang pelaku tindak pidana Narkoba jenis Sabu di kediamannya wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum’at malam (08/03/2019) pukul 23.00 WIB.

Kabid Humas AKBP Edy Sumardi membenarkan tim Resnarkoba Polresta Tanggerang berhasil amankan seorang pelaku tindak pidana Narkotika jenis Sabu. Pelaku yang berhasil diamankan adalah EN alias EM (36) yang merupakan seorang karyawan swasta di sebuah perusahaan.

“Dari tangan EN berhasil kita amankan barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 1 bungkus plastik bening yang berisikan Sabu dengan berat bruto 0,39 gram,” terang Edy. Kabid Humas menjelaskan, penangakapan EN berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya penyalahgunaaan Narkotika jenis Sabu disebuah kontrakan tersebut.

Kemudian, tim Resnarkoba Polresta Tangerang imelakukan lidik di lokasi tersebut. Sehingga tim Opsnal unit 5 Satresnorkoba Polresta Tangerang berhasil mengamankan pelaku EN. Saat dilakukan penggledahan didapatkan barang bukti tersebut. Sehingga EN mengakui barang haram tersebut miliknya.

“Terhadap EN akan dikenakan pasal 127 ayat (1) huruf a JO pasal 6 ayat (3) UU No Tahun 2009 tentang Narkotika jo peraturan Menkes RI nomor 2 twhun 2017 tentang perubahan penggolongan Narkotika di dalam lampiran UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman paling lama 4 tahun penjara,”tukas Kabid Humas

Mantan Wakapolresta Pekanbaru ini, menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Narkoba karena upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba tidak semata – mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh warga masyarakat.

Edy menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati adanya oknum dari pihak manapun,  yang akan memanfaatkan situasi penangkapan terhadap tersangka kasus tindak pidana Narkoba maupun tindak pidana umum lainnya, yang berpura pura mengaku dan mengatasnamakan tersangka yang sudah ketangkap, dengan modus menghubungi pihak keluarga dengan meminta imbalan sebagai bentuk perdamaian. (Lb/Au/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here