Fakrab Menilai SE Bupati terkait Tarif Angkutan Umum Jangan Hanya Jadi Sampah

Lebak, Liputanbanten.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri harga tarif angkutan umum mengalami pelonjakan secara signifikan. Kenaikannya bahkan bisa mencapai dua kali lipat. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi Pemkab Lebak untuk mengeluarkan surat edaran Bupati terkait tarif angkutan umum.

Dede Sutardi Divisi kajian publik Fakrab mempertanyakan dasar dikeluarkan nya surat edaran (SE) oleh Dishub Lebak tersebut, karena jelas dipersyaratkan untuk angkutan lebaran tidak ada kenaikan tarif angkutan umum, apalagi kelas ekonomi, namun yang ada adalah harus memaksimalkan batas atas tarif.

“Menurut aturan tarif dasar batas atas untuk angkutan penumpang AKDP ditentukan sebesar Rp 160 per penumpang per kilometer dan tarif batas bawah sebesar Rp 98 per penumpang per kilometer. Sedangkan perhitungan akhir tarif angkutan tersebut ditambah iuran wajib dana kecelakaan penumpang, dibulatkan ke atas sampai kelipatan Rp 100,” kata Dede saat menghubungi liputanbanten, Selasa (12/6).

Lanjut Dede mengatakan sejatinya tarif angkutan selama masa Lebaran sudah diatur oleh Kementerian Perhubungan, melalui penetapan tarif bawah dan tarif atas.

“Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.2462/PR.301/DRJD/2015 bagi angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Surat Edaran Menteri Perhubungan RI Nomor SE 13 Tahun 2015 tanggal 31 Maret 2015 bagi angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP),” lanjutnya.

Dede pun setuju saat pemkab Lebak mengeluarkan surat edaran terkait tarif angkutan umum menjelang hari raya idul fitri.

“Selama SE tersebut dibuat demi kepentingan banyak orang dan guna antisipasi agar tidak merugikan rakyat, ya menurut kami itu ide bagus,” terangnya.

Namun, Dede mempertanyakan efektifitas SE tersebut, karena sampai saat ini pasca dikeluarkannya SE masih kerap ditemukan angkutan lebaran dengan tarif nakal, tapi selama itu pula tidak pernah ada tindakan dari pihak terkait termasuk Dishub.

“Masyarakat pengguna angkutan hanya diminta melaporkan kemudian tidak jelas tindak lanjutnya, selain itu seolah tidak ada niatan serius dari Dishub sendiri misalnya dengan membuat posko pengaduan pada titik titik tertentu yang akhirnya benar-benar bisa memantau tindakan menyimpang tersebut,” jelas Dede.

“Posko dapat berfungsi sebagai tempat pelaporan jika ada armada angkutan yang menaikkan tarif di luar aturan, bukan hanya melalui nomor telepon teleponan,” imbuhnya.

Selain itu Dede mengatakan agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak harusnya bisa memberikan jaminan dan memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan umum selama Lebaran karena memang secara aturan tidak diperbolehkan.

“Pihak terkait jangan hanya berkoar meminta masyarakat melaporkan tapi minim tindakan tindakan nyata yang akhirnya surat edaran (SE) tersebut hanya jadi sampah belaka, hanya jadi hiasan di beranda beranda Fesbuk dan grup grup whatsapp serta hanya menjadi seonggok kertas yang menempel dipapan informasi,” katanya.

Sementara itu, Roni Yuriani Kepala Pelayanan Terminal Pakupatan menjelaskan bahwa tarif AKDP yang ada di Provinsi Banten di tetapkan oleh Gubernur.

“Termasuk pakupatan – Malingping Cibaliung dst,” jelas Roni saat dihubungi.

Ditempat berbeda Didi Mulyadi Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak mengungkapkan bahwa mengenai tarif angkutan umum di Kabupaten Lebak sudah ditentukan berupa SE dari Bupati.

“Lebih awal pihak dishub sudah menentukan tarif lebaran berupa surat edaran bupati, yang mana tarif tersebut hasil musyawarah pihak terkait,” ungkap Didi.

Didi pun tak menampik lagi jika masih banyak praktek menaikan harga tinggi oleh supir angkutan walau sudah dikeluarkan surat edaran Bupati. Namun Didi Menegaskan akan menindak jika data kendaraan yang dilaporkan kepada Dishub Lebak lengkap, serta akan berkoordinasi dengan dishub provinsi Banten.

“Mengenai trayek jurusan Serang – Lebak itu termasuk AKDP, kewenangan dishub provinsi. tapi kalo data kendaraan lengkap akan kita tindak om dengan berkoordinasi dengan pihak dishub provinsi,” tandasnya. (Lb/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here