Gunakan Sabu, Warga Pandeglang Ditangkap Polisi

Ilustrasi

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Satres Narkoba Polres Pandeglang Polda Banten berhasil amankan seorang pelaku diduga tindak pidana penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto di Pandeglang mengatakan, penangkapan satu orang pelaku tindak pidana Narkotika jenis sabu tersebut berdasarkan informasi masyarakat sekitar.

Tersangka yang berhasil diamankan atas nama TI alias BL (40) tidak bekerja, yang merupakan warga Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Alhamdulillah adanya informasi masyarakat sekitar dan LP / 131 / VIII / RES.4.2 / Resnarkoba Tanggal : 11 Agustus 2019, tersangka berhasil kita amankan tanpa adanya perlawanan. Tersangka juga mengakui barang haram tersebut miliknya yang siap untuk diedarkan,” kata Indra, Senin (12/8/2019).

Dijelaskan Indra dari tangan tersangka TI ditemukan barang bukti 1 bungkus bekas kotak rokok terdapat 10 bungkus plastik bening berisikan Narkotika jenis shabu dengan berat bruto kurang lebih 6,52 gram. Selanjutnya ditemukan 1 bungkus plastik bening yang dibungkus menggunakan lakban warna hitam dengan berat bruto kurang lebih 0,57 gram.

Barang bukti berikutnya ditemukan, 1 bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu dengan berat bruto sekitar 9,51 gam, 3 buah pipa kaca bekas pakai shabu , 2 buah handphone, 1 buah Tas sandang dan 1 unit sepeda motor.

“Atas perbuatannya kini tersangka harus menerima resikonya dengan dikenakan pasal 112 ayat (1) Jo 132 ayat (1), pasal 127 UU No 35 Th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara minimal selama 4 tahun. Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Pandeglang guna proses lebih lanjut,” kata Kapolres.

Sementara Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P SIK MH menghimbau kepada masyarakat untuk hindari narkoba dan mohon peran aktif tokoh masyarakat untuk bisa bantu polisi dan berantas Narkoba dengan cara melaporkan ke Polisi terdekat.

“Awasi prilaku anak-anak kita dan awasi rumah-rumah kontrakan yang rawan digunakan sebagai tempat transaksi,” kata Edy.(Lb/Ant/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here