Dukung Capres Boleh Asal Taati Aturan

Dok. Liputanbanten

Serang, Liputanbanten.co.id – Pengamat politik Leo Agustino memapaparkan kesimpangsiuran soal boleh atau tidaknya kepala daerah mendukung salah satu calon presiden perlu diperjelas kedudukannya.

Hal ini muncul akibat dari statmen Wakil Presiden, Jusif Kalla yang menyatakan bahwa kepala daerah tidak diperkenankan menunjukkan sikap sebagai pejabat publik dengan mendukung pasangan capres-cawapres di Pemilihan Presiden tahun 2019.

“Pernyataan tersebut perlu diperjelas dan diluruskan, sebab setiap warga negara pada dasarnya berhak atau mempunyai hak untuk mendukung siapa pun pasangan calon presiden dan wakil presiden pada kontestasi pemilihan presiden yang akan diselenggarakan tahun depan, walaupun ia berkedudukan sebagai kepala daerah. Apakah lagi kepala daerah adalah jabatan politik yang tidak diangkat melalui mekanisme pengangkatan ASN,” kata Leo Agustino kepada liputanbanten.co.id melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/9).

Leo menjelaskan, melalui jabatan politik itulah kepala daerah bisa bersikap secara politik pula, meski pada umumnya kita sadar dukungan kepala daerah pada saat kampanye perlu mengikuti aturan hukum.

“Maksudnya, ketika kepala daerah mendukung salah satu pasangan Capres dan Cawapres dalam kampanye misalnya, maka kepala daerah tersebut harus berstatus sebagai pribadi dan warga masyarakat biasa. Dalam arti kata lain, kepala daerah bersangkuan harus bercuti pada saat mendukung salah satu pasangan Capres dan Cawapres, terlebih lagi pada saat kampanye,” paparnya.

Dikatakan Leo, seorang kepala daerah tidak boleh berkampanye untuk pasangan Capres dan Cawapres pada saat ia bekerja. Mereka wajib mengambil cuti manakala hendak memberikan dukungan pada Capres dan Cawapres melalui mekanisme kampanye.

“Sebagai pejabat publik yang memegang jabatan politik, maka mereka boleh saja menyatakan dukungannya pada salah satu pasangan calon. Karena sampai saat ini tidak ada norma hukum yang melarang dukungan tersebut,” tandasnya. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here