Kahmi Banten Soroti Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Majelis Wilayah KAHMI Banten menggelar Fokus Group Discussion (FGD) di kantor MW Kahmi Banten Cipocok Jaya Kota Serang. Jumat (12/1/2018).

Serang, Liputanbanten.co.id – Ekonomi Banten memiliki kekayaan hutan yang cukup luas, gunung pulosari, gunung honje, gunung karang. Hutan merupakan sumber air dan sekaligus sumber penghidupan yang harus dirawat sebagai basis kedaulatan, ketahanan, dan keamanan pangan. Pembangunan ekonomi berbasis sumberdaya alam meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pendidikan.

Hal ini disampaikan saat acara Fokus Group Discussion (FGD) di kantor MW Kahmi Banten Cipocok Jaya Kota Serang, Jumat (12/1/2018).

Dalam melaksanakan pembangunan, Pemerintah Banten harus lebih mengutamakan pendidikan. Dalam hal ini pendidikan merupakan alat untuk melaksanakan transformasi sosial. Pendidikan harus terintegrasi dengan pembangunan rohani, pengembangan intelektual, dan penguatan kompetensi dalam pengembangan wilayah berbasisi keunggulan lokal.

“Di sisi bagian luar, pembangunan ekonomi pesisir dan kelautan, teluk, selat, dan samudera dapat menghidupkan perdagangan antar pulau, antar daerah, serta eksport dan import.” Ujar DR.Fathullah saat mengisi acara diskusi.

Sementara itu Rosadi menuturkan, Kurikukum lokal SMA/SMK/MA/MAK harus mengadopsi model kurikulum berdiferensiasi yang kontekstual dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha setempat di kecamatan masing-masing. Kurikulum lokal PAUD/SD/SMP harus mengadopsi model kurikulum berdiferensiasi yang kontekstual dengan pembangunan desa dan ekonomi kreatif masyarakat setempat, terutama dalam bidang kehutanan, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, dan UMKM.

“Keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dengan kelulusan UN. Lebih dari itu, keberhasilan pendidikan diukur dengan kontribusinya dalam mengemban misi transformasi, baik horizontal maupun vertikal. Dalam persepktif inilah anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBD harus digunakan secara optimal.” Ujarnya

Pembangunan ekonomi yang bermatra budaya Banten yang dilaksanakan melalui pendidikan diharapkan mampu mewujudkan visi Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera Dan Berakhlakul Karimah. [Lb/red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here