Di Lamongan, Pemkabnya Dorong Petani Budidaya Ikan Patin

Ilustrasi. Aktivitas Nelayan Pengasinan Ikan di  desa pesisir Pelabuhan Perikanan Karangantu Serang Banten. (Foto: Dok/Net)
Ilustrasi. Aktivitas Nelayan Pengasinan Ikan di desa pesisir Pelabuhan Perikanan Karangantu Serang Banten. (Foto: Dok/Net)

Lamongan, liputanbanten.com Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mendorong petani setempat untuk melakukan budidaya ikan Patin, dengan memberikan bantuan berupa keramba atau keranjang/kotak dari bilah bambu untuk budidaya ikan kepada kelompok petani di wilayah setempat.

“Untuk mengenalkan penganekargaman biota dengan sistem keramba, kami memberikan bantuan kepada Kelompok Budidaya Ikan Tambah Jaya Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah berupa 20 unit keramba Ikan Patin,” ucap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lamongan, Suyatmoko, di Lamongan, Rabu (13/5 2015)

Ia mengatakan, budidaya Ikan Patin di Lamongan belum begitu dikenal para petani ikan, berbeda dengan Ikan Bandeng, Nila, Ikan Mas atau Udang Vanname yang sudah lama dibudidayakan petani ikan setempat.

Padahal, kata Suyatmoko, ikan patin peluang pasarnya masih sangat terbuka, karena saat ini mulai banyak digemari masyarakat dan sering dihidangkan di berbagai rumah makan, mulai dari tenda pedagang kaki lima hingga restoran besar. “Petani ikan Lamongan selama ini sudah lama menerapkan penganekaragaman biota tambak, namun yang sering adalah Ikan Bandeng dibudidayakan bersama Ikan Nila dan Ikan Mas di satu areal tambak,” katanya.

Suyatmoko menjelaskan, selain memberikan bantuan keramba, pihaknya juga memberikan bantuan 30 ribu ekor benih Ikan Patin. “Kita harapkan dalam jangka waktu 6 hingga 7 bulan ke depan, benih Ikan Patin itu sudah bisa dipanen, dan kami menargetkan mampu menghasilkan12 hingga 15 ton Ikan Patin,” katanya.

Ia mengatakan, Pemkab Lamongan juga akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani ikan dengan berbagai stimulus atau rangsangan, sehingga dapat mendukung peningkatkan produksi perikanan yang pada tahun 2014 lalu sudah mencapai 116.972,36 ton. (Red/Luk)

Sumber : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here