Baros Bakal Dijadikan Sentra Benih Air Tawar

Ilustrasi

Serang, Liputanbanten.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang berencana membuat sentra benih ikan air tawar di Kecamatan Baros. Benih tersebut rencananya untuk menyuplai wilayah Jawa dan Sumatera.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Budo Mulyono mengatakan,‎ bahwa saat ini pihaknya baru saja menganalisa wilayah yang didalamnya meliputi kondisi air, lereng, dan daerah dataran. Adapun tanah yang dibutuhkan yaitu seluas 3 hektar.

“Jadi tinggal fisiknya, tergantung ‎penyediaan lahan dari pemda, nanti sarana dan prasaran kita bangun secara bertahap. Lokasinya berdasarkan analisa di Desa Taman Sari, Baros. Kajian sudah ada, tapi penetapan wilayah belum,” kata Budi.

Ia pun berharap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Serang turut mendukung rencana tersebut. Karena menurutnya, pembuatan sentra benih ini tujuannya buka hanya untuk sentra perikanan, tetapi untuk wisata edukasi.

“Kita minta dukungan dari semua dinas, karena kalau itu sudah jadi kan jalan juga harus di lebarkan ke atas, kita juga akan buat tempat penjualan benih,” tuturnya.

Adapun benih ikan yang di budidayakan, kata dia seperti gurame, lela‎, dan nila. Dalam pelaksanaannya nanti pihaknya pun akan melibatkan masyarakat setempat dengan terlebih dulu‎ diberikan pengetahuan terkait tata cara pembenihan.

“Jadi kita ajarin cara menyuntik lele itu seperti apa, agar masyarakat familiar tentang budidaya ikan dalam bentuk pembenihan,” katanya.

Dengan adanya sentra benih ikan air tawar dirinya berharap dapat menyuplai daerah – daerah Jawa dan Sumatera.‎ Sebab selama ini ikan air tawar yang masuk ke Serang didatangkan langsung dari daerah lain, seperti Jawa Tengah dan Sukabumi.

“(ikan-red) Dari lokal itu belum ada, kita itu kalau dilihat dari jumlah penduduk ada sekitar 1,4 juta jiwa‎, kemudian konsumsi ikan itu baru 23 kilogram perkapita perorang pertahun, nah kalau kita meningkatkan saja kebutuhan itu sampai 26 ton, sementara baru ada 6 ton, itu pun dari ikan laut, jadi potensinya masih besar, jadi ikan tawar masih kecil,” pungkasnya. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here