Selamatkan Umat Dari Perpecahan, Balad Ngaji Resmi di Deklarasikan

Sejumlah kiyai dan ustad di Provinsi Banten mendeklarasikan Balad Ngaji, Kamis (13/12/2018)

Serang, Liputanbanten.co.id – Peduli akan kondisi dan situasi negara, sejumlah kiyai dan ustad di Provinsi Banten mendeklarasikan Balad Ngaji.

Ketua Balad Ngaji, Kiyai Hamdan Suhaemi mengatakan, Forum Balad ngaji hadir sebagai respon dari kalangan santri di Banten atas situasi dan permasalahan yang melanda NKRI.

Lanjut Kiyai Hamdan, dipengajian nanti pihaknya akan  memfokuskan pada tema-tema sektoral, karena menurut Hamdan, pengajian kaum santri harus menyentuh ada masalah kehidupan termasuk masalah dalam negara Indonesia.

“Kita bangkat dari kesadaran bahwa fenomena umat yang sudah terpecah belah oleh situasi politik akhir-akhir ini, maka kami tergerak untuk mengupayakan bagaimana caranya menghadirkan solusi untuk masalah itu agar tidak terlalu dalam perpecahan tersebut,” kata kiyai hamdan, usai deklarasi Balad Ngaji di Pondok Pesantren Attaufiqiyyah, Serang, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya, jika pengajian tidak sinkron pada persoalan aktual, maka pengajian itu tidak akan terarah. Pesolan aktual ini menyangkut perpecahan umat menjelang pemilu 2019 mendatang.

Oleh sebab itu, perlu Balad ngaji hadir sebagai langkah untuk merekatkn perpecahan itu, “Balad ngaji ya isinya ngaji tidak ada kegiatan selain ngaji,” terangnya.

“Ini tidak ada kepentingan politik dari siapapun,  ini murni atas kepedulian kita sebagai kaum santri untuk menyelamatkan umat dari perpecahan,” jelasnya.

Adapun tempat pengajian, Kiyai Hamdan meungkapkan, pengajian ini akan digulirkan di Ponpes yang berada diseluruh Kota dan Kabupaten se Provinsi Banten. “Pengajian ini tempat nya di pondok pesantren, karena ponpes adalah jantung utama pengajian,” tandasnya. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here