Atasi Kemiskinan, Distanbun Lebak Kembangkan Sektor Pertanian

Petani sedang menggarap sawah. (Dok. Liputanbanten)

Lebak, Liputanbanten.co.id – Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Dede Supriatna mengatakan, akan mengembangkan sektor pertanian untuk mengatasi kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan di daerah lebak.

Untuk itu pemerintah daerah memfokuskan perhatian terhadap sektor pertanian karena menyumbangkan cukup besar pada pendapatan domestik regional bruto (PDRB).

Pemerintah daerah mendorong pengembangan sektor pertanian guna mendongkrak produktivitas pangan, terlebih wilayahnya sebagian besar daerah agraris dan bisa menyumbangkan ekonomi cukup besar. Selain itu juga pengembangan pertanian pangan, hortikultura, palawija dan perkebunan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Lanjut dia, sebagian produksi pertanian itu dipasok ke Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang, seperti kacang panjang, ketimun, terung, buah durian, rambutan, manggis dan duku.

“Semua produk pertanian itu tentu membangkitkan ekonomi masyarakat juga bisa meminimalisasi kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan,” ujarnya kemarin.

Pemerintah daerah menargetkan tahun 2018 angka tanam bisa mencapai 300 ribu hektare dengan pengembangan pertanian pangan, sayur-sayuran, palawija dan perkebunan. [Lb/red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here