Tarhib Ramadhan, Diwarnai Teatrikal Kekejaman Israel

Serang, Liputanbanten.co.id – Masa aksi tarhib ramadhan (Parade tauhid dan tabligh akbar) diwarnai teatrikal kekejaman Israel terhadap muslim Palsetina, aksi tersebut digelar usai long march dari Masjid At-Tsaurah ke Alun-alun Kota Serang, Minggu (13/5).

Mereka menggelar aksi teatrikal dimana dua masa berjalan bergandengan, dan dua orang terakhir yang akan menyergap dan menyerang Israel.

“Iyah jadi teatrikal itu bertujuan untuk menggambarkan kondisi riil dunia saat ini dalam permasalahan palestina. Disana ada dua orang yang saling bergandengan, Amerika dan negara muslim, berjalan sambil berkata saya mengecam. Itu menggambarkan bahwa kepedulian dunia saat ini hanya sekedar mengecam saja, tidak ada tindakan nyata,” kata Diebaj salah satu aktor teatrikal.

“Dua orang terakhir yang menyergap Israel, lalu membakar benderanya, menggambarkan bahwa pembebasan palestina itu bukan melalui negosiasi, tapi melalui tindakan nyata,” lanjutnya

Selain aksi teatrikal masa aksipun membacakan puisi yang mengisyaratkan kekejaman Israel yang membunuh balita dan perempuan dewasa dengan sadis.

“Dalam puisinya digambarkan kaum hawa menangis membawa bayinya, itu yang artinya aksi militer Israel itu bukan hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga perempuan dan anak-anak,” tandasnya (Lb/Ar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here