10.029 Warga Miskin Lebak Peroleh Dana Jamsosratu

10.029 Warga Miskin Lebak Peroleh Dana Jamsosratu. (Foto: Dok/Net)
10.029 Warga Miskin Lebak Peroleh Dana Jamsosratu. (Foto: Dok/Net)

Lebak, liputanbanten.com – Sebanyak 10.029 warga miskin di Kabupaten Lebak pada tahun 2015 memperoleh dana jaminan sosial rakyat bersatu (Jamsosratu) yang dilucurkan Provinsi Banten.

“Kami berharap program Jamsosratu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus mata rantai kemiskinan di daerah itu,” kata Kepala Bidang Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Lebak Asep Saefulloh di Lebak, Kamis.

Ia mengatakan, selama ini penyaluran dana Jamsosratu di Kabupaten Lebak berjalan lancar dan tidak ada masalah di lapangan.

Pencairan dana tersebut melalui Kantor Pos setiap triwulan dengan pengawasan yang melibatkan tenaga pendamping.

Program Jamsosratu bertujuan antara lain memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

Apalagi, kata Asep, warga miskin di Kabupaten Lebak cukup tinggi, yakni mencapai 14.000 rumah tangga sangat miskin (RTSM) berdasarkan Pendataan Perlindungan Sosial (PPS) tahun 2011.

Namun, masyarakat miskin yang mendapat dana Jamsosratu sebanyak 10.029 RTSM tersebar di 38 kecamatan.

Setiap RTSM menerima uang Rp1,5 juta dengan pencairan selama empat kali dalam setahun.

“Kami yakin program Jamsosratu dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan,” katanya.

Menurut dia, program Jamsosratu juga memberikan asuransi kesejahteraan sosial berupa jaminan kecelakaan keluarga (JKK) dan jaminan kematian (JK).

Masyarakat yang mengalami kecelakaan kerja mendapat asuransi dari program Jamsosratu itu.

“Kami melindungi rakyat miskin untuk menerima jaminan hidup yang layak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan,” ujar Asep.

Sukri (45), warga Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak, mengaku merasa terbantu setelah menerima dana Jamsosratu sebesar Rp500 ribu, yang antara lain ia gunakan membeli perlengkapan sekolah.

“Kami awalnya bingung karena dua anak kami yang duduk di bangku SMP berkali-kali minta dibelikan sepatu dan tas, namun kami bernapas lega setelah menerima pencairan Jamsosratu di Kantor Pos Rangkasbitung,” katanya.

(Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here