Tak Terima Disalahkan, Dishub Banten Menilai Pemkot Serang Tidak Dewasa

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, Tri Nurtopo geram, Rabu (15/5/2019). @Foto:Febry/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Berhentinnya program Sistem Satu Arah (SSA) yang digagas Pemerintah Kota(Pemkot) Serang, dengan dalih belum mengantongi Rekomendasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bante, membut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, Tri Nurtopo geram.

Tri Nurtopo menilai, bahwa Pemkot Serang tidak dewasa lantaran menyalahkan Pemprov Banten. “Jangan dibalik begitulah, seolah-olah kita yang menghambat. Padahal hingga kini Pemkot Serang belum menyerahkan surat pengajuan Rekom,” ungakapnnya saat ditemui di kantornnya, Rabu (15/5/2019).

Tri Nurtopo juga menjelaskan, bahkan Gubernur Banten, Wahidin Halim belum menerima surat tembusan, apalagi Dishub Banten.”Jika mengacu kepada kewenangan, seharusnya Pemkot Serang membuat surat rekomendasi tentang akan diberlakukan SSA saat uji coba pertama. Dari awal juga kita sudah sampaikan, cuma pada saat dijalankan dari awal tolong suratnya segera dibuat. Harusnya buat surat dulu, terus terang dengan Kadis yang baru ini (Dishub Kota Serang) belum kenal, kalau yang dulu sering koordinasi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa, jika surat rekomendasi surat tersebut dilayangkan, kemudian pihaknya akan meng SK kan dan bila aturan itu bisa ditempuh, maka program SSA bisa berjalan. “Kami lihat cukup efektif lah SSA tersebut, dan kita berharap SSA bisa berjalan,” tandasnnya.

Sebelumnya diberitakan, sempat dilakukan dua kali percobaan bahkan akan diadakan percobaan tahap ketiga penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di Kota Serang akhirnya diberhentikan sementara untuk menunggu kelengkapan administrasi. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Herunajaya kepada awak media saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat lalu.. (Lb/Fs/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here