Ketua DPRD: Rencana Pembangunan Rumdis Gubernur Harus Dipikir Matang, Jangan Pemborosan

Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah. (Foto: Dok/Henny)

Serang, Liputanbanten.co.id – Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah menilai rencana pembangunan rumah dinas gubernur Banten harus benar-benar dipikirkan secara matang agar tidak terjadi pemborosan seperti pada pembangunan rumah dinas gubernur sebelumnya.

Asep mengaku jika penggunaan anggaran untuk pembangunan rumah dinas gubernur dapat dipertanggungjawabkan, pihaknya tidak akan menghalangi.

“Kalau bisa dipertanggungjawabkan kenapa enggak. Kan eksekutif yang menggunakan kita hanya menganggarkan,” kata Asep, Kamis (15/12/2016).

Menurutnya pembangunan tersebut harus dilihat dari urgensinya seperti apa, dan bagaimana dengan anggaran sebelumnya yang digunakan untuk pembangunan rumah dinas yang sekarang beralih fungsi menjadi meseum (Museum Negeri Provinsi Banten).

Seperti diketahui, selain akan membangun Islamic Centre, Pemprov Banten juga akan membangun rumah dinas Gubernur Banten pada tahun 2017. Pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah menganggarkan Rp15 miliar untuk pengadaan lahan rumah dinas dan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan Islamic Centre.

Rumah dinas Gubernur Banten sendiri sebelumnya tidak ditempati oleh mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Atut lebih memilih tinggal di rumah miliknya di Jalan Bhayangkara 51, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Keinginan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah memilih tinggal di rumah sendiri ketimbang menempati rumah dinas pernah menuai protes keras dari sejumlah pihak. Pasalnya, Atut diduga lebih memilih ‘mengomersilkan’ rumah pribadinya kepada DPRD dengan tarif sewa Rp 250 juta per tahun.

Padahal, anggaran pembangunan dan renovasi rumah dinas Gubernur Banten mencapai Rp16,14 miliar dan sudah siap huni. Namun karena Atut diduga lebih memilih tinggal di rumah sendiri dengan keuntungan mendapat uang sewa Rp 250 juta per tahun, membuat rumah dinas gubernur Banten itu tak terurus.

Saat ini rumah dinas Gubernur Banten telah beralih fungsi. Rumah mantan orang nomor satu di Banten tersebut kini berada di area Museum Negeri Provinsi Banten. (Red/ln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here