Soal Usulan Honorarium Guru Pancak Silat Perlu Dikaji

Pencak Silat.@Foto:Dok/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wahyu Budi Kristiawan menyatakan usulan tentang honorarium guru pancak silat yang dilakukan Komisi II DPRD Kota Serang terlebih dulu harus dilakukan kajian yang matang. Hal itu agar pihaknya tidak kebingungan dalam penganggaran.

“Itu wacana komisi II, saya sendiri belum tau konsepnya seperti apa makanya saya belum bisa komentar karena kajiannya masih mentah. Komisi II dan Kadis Dindikbud Kota Serang belum ngobrol ke saya,” kata Budi Saat ditemui awak media, Kota Serang, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, dalam pengajuan usulan seperti itu biasanha dilakukan saat pembuatan KUA PPAS. Karena dalam APBD tahun 2020 tidak mencantumkan anggaran tersebut. Namun, apabila kajian tersebut sudah matang maka pihaknya akan mencari celah anggaran salah satunya dana kelurahan.

“Coba kita lihat nanti apakah bisa dari anggaran kelurahan kalau gak masuk ke dalam anggaran 2021 tergantung lihat konsepnya kaya gimana, kebutuhannya seperti apa,” ujarnya.

Karena, dikatakan wahyu, dalam dana kelurahan ada sebagian anggarannya diperuntuhkan untuk pemberdayaan.”Tahun ini belum ada anggaran di APBD Kota Serang soal itu tapi di dana Kelurahan ada sebagian dananya untuk pemberdayaan dan sebagiannya untuk infrastruktur,” tutupnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here