Ambil Peluang, Pemuda Ini Pasarkan “Madu Odeng Ujung Kulon” di Kota Serang

Serang, Liputanbanten.co.id – Madu lebah odeng dikenal memiliki sederet manfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berbagai jenis olahan seperti produk kesehatan dan produk kecantikan, madu telah menjadi kebutuhan masyarakat.

Madu odeng yang didapat para petani lebah di sejumlah desa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang Banten ini merupakan jenis madu yang masih dijaga kemurniannya. Seperti pada umumnya, madu odeng Ujung Kulon ini memiliki khasiat banyak bagi kesehatan tubuh, seperti memperkuat sistem kekebalan tubuh, pengobatan kulit, diabetes, metabolisme tubuh, jerawat dan masih banyak.

Madu odeng yang didapat di hutan kawasan TNUK ini bisa dikonsumsi langsung, atau dicampur dengan bahan makanan lain, dan bisa juga dibuat minuman dengan cara mencampurkan madu dengan air hangat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran madu dengan air hangat mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Proses Pengambilan dan Pemasaran

Proses pengambilan madu Odeng memiliki resiko besar. Para petani lebah harus pergi ke hutan mencari lebah, dan memanjat pohon besar untuk mengambil madu, maka wajar jika harga madu semakin meningkat.

Lukman (25), salah satu pemuda yang lahir di Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang mencoba membantu para petani lebah di Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur untuk memasarkan hasil panen madu di Ibukota Provinsi Banten, yakni Kota Serang. Dengan penjualan online, konsumen bisa terjangkau secara luas. Hanya saja, banyak masyarakat yang masih ragu dengan keaslian dari madu, karena banyak oknum yang sengaja mencampur madu asli demi meraup keuntungan lebih. Hal inilah yang membuat kepercayaan masyarakat terhadap keaslian madu mulai redup.

“Saya melihat madu memiliki banyak khasiat. Karena itulah saya melihat dan menangkap peluang, dan potensi pemasaran madu masih sangat prospektif. Sejauh ini, hasil madu di Desa Tunggal Jaya belum mengarah pada kesejahteraan, karena belum memiliki pasar sehingga penjualan belum maksimal,” kata Lukman di Kota Serang, Rabu (16/8/2017).

Seperti diketahui, persaingan usaha yang demikian pesat memaksa kompetitor untuk terus berinovasi. Hal ini juga kata Lukman, menjadi tantangan dalam ikut serta memasarkan madu lebah odeng yang dipanen petani lebah di Desa Tunggal Jaya. Salah satu kekurangannya, kemasan madu masih sederhana, hanya dengan botol bekas yang didapat dari warga, dan ditutup menggunakan plastik.

Kedepan, Lukman berharap penjualan madu hasil petani lebah di Desa Tunggal Jaya dapat berjalan lancar, dan tersebar di sejumlah daerah. Dengan kata lain mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap madu asli. “Tidak menutup kemungkinan, kedepan kami akan melakukan pembinaan kepada petani lebah di Desa Tunggal Jaya agar lebih meningkatkan hasil madu, dengan tetap menjaga habitat lebah. Karena dengan begitu, para petani bisa sejahtera,” ujarnya.

Ia mengatakan, hasil madu yang didapat dikumpulkan, lalu dicurah ke dalam botol. Madu dikemas dan dikirim melalui mobil angkutan umum (ps). Setelah sampai, madu diperiksa kembali, dan mulai dikirim ke pemesan. Selain offline, madu juga dipasarkan melalui media sosial. Karena dengan perkembangan teknologi saat ini, media sosial telah menjadi gaya hidup masyarakat.

“Untuk saat ini kita gunakan media sosial seperti facebook untuk menjangkau penawaran lebih luas. Kedepan, saya akan berusaha menggali potensi madu, sehingga bisa diolah menjadi produk kesehatan, kecantikan dan sebagainya. Nanti akan ketemu jalannya,” kata dia.

Kendati masih banyak keterbatasan dalam pemasaran madu, Lukman mengaku akan terus berusaha, sehingga madu lebah odeng ini mampu menjadi produk yang tersebar di berbagai daerah di Banten.

“Kedepan saya akan buat website khusus sebagai media penjualan madu odeng. Karena banyak manfaatnya untuk kesehatan, potensi penjualan madu cukup menjanjikan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, penjualan madu odeng ini sementara belum banyak stok, karena memerlukan modal yang cukup besar. Saat ini, madu yang dikirim dari petani lebah di Desa Tunggal Jaya dikirim ke salah satu Ruko di Sumur Pecung, Kota Serang. “Kalau ada yang pesan, kita kirim dari sana (petani lebah). Jadi sementara ini pemesanan kabanyakan online,” katanya.

Mau pesan madu odeng asli Ujung Kulon? klik disini> (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here