Oknum Polisi di Laporankan Ke Polda Banten Karena Menahan Warga Tanpa Alat Bukti

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Lembaga Hukum Saefullah Law Firm menyangkan tindakan oknum Kepolisian Polsek Patia yang melakukan penahanan terhadap kliennya Warga Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang yang melakukan pelaporan atas kehilangan kambing miliknya dan tetangganya.

Direktur Lembaga Hukum Saefullah Law Firm, Ipul Saefullah mengatakan, Berawal dari laporan warga kepada pihaknya bahwa ada salah satu keluarganya yang ditahan polisi atas dugaan pencemaran nama baik.Padahal kata Ipul, kliennya hanya melakukan pelaporan atas kehilangan hewan ternak yang beberapa waktu lalu raib digindol maling.

“Klien saya namanya Iyuk, dia melakukan pelaporan ke Polisi soal kehilangan kambing tapi malah ditahan dengan alesan pencemaran nama baik padahal dia tidak melakukan pelaporan seseorang,” kata Iip, Rabu, (17/10).

Atas dasar pengaduan itu pihaknya melakukan investigasi ke lapangan, dari hasil investigasi dirinya mendapatkan keterangan bahwa 14 warga telah kehilangan hewan ternak.

Dikatakan Ipul, dirinya pun mendapatkan pengakuan dari warga bawah, pelapor kehilangan hewan ternak itu (Iyuk-red) di tahan oleh pihak kepolisian dengan tuduhan pencemaran nama baik Ketua RT bernama Juman.

“Ko bisa di pasal 311 di tunjukan ke seseorang yang belum di sidik, lidik belum dipanggil sebagai saksi dan sebagainya. Tiba-tiba di suruh datang ke Polsek dan ditahan. Selidik punya lidik diduga si RT itu sebagai penadah kambing hasil curian yang diduga oleh pelaku yang bernama syafrudin tapi anehnya yang ditahan adalah yang melaporkan kehilangan kambingnya (iyuk-red),” paparnya.

“Iyuk ditahan seminggu setelah melakukan pelaporan, dan pada hari sabtu tanggal 13/10/2018 Iyuk ditahan dan pada hari minggu malam senin dikeluarkan dikarenakan¬†masyarakat berduyun-duyun datang Kepolsek meminta saudara Iyuk di keluarkan dan pihak kepolisian ketakutan akhirnya dikeluarkan lah,” jelasnya.

Maka, atas dasar itu, lanjut Ipul, pihaknya akan melaporkan okum Polisi Polsek Patia keada Polda Banten.”Saya akan melaporkan oknum polisi Polsek Patia ke Propam Polda Banten yang diduga telah melakukan pelanggaran kode etik, dan melaporkan saudara Safrudin yang diduga sebagai pelaku pencurian kambing sebanyak 18 ekor milik warga Cibungur serta melaporkan RT Juman yang di duga sebagai penadah hasil pencurian,” tandasnya. Sampai berita ini diturunkan, wartawan terus berusaha menghubungi pihak Polsek Patia. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here