Tidak Ada Dualisme di Partai Hanura, Ini Kata OSO

(Foto: KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang atau yang karib disapa OSO datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, pada Minggu (18/2/2018).

Ia ditemani oleh Sekretaris Jenderal Partai Hanura dan sejumlah petinggi partai Hanura. Kedatangan OSO tak lain untuk melakukan pengambilan nomor urut partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019.

Tiba di halaman KPU, OSO ditanya oleh awak media mengenai dualisme yang sempat hampir menghambat proses pendaftaran partai ini. Menurut OSO, tidak ada dualisme di tubuh Partai Hanura.

“Hanura cuma satu partai yang terdaftar di KPU. Ketua umum cuma satu. Sekjen cuma satu,” kata OSO.

Dia pun menyebut apabila ada yang mengaku-ngaku sebagai pengurus dari Partai Hanura di luar yang dia pimpin, pastilah kepengurusan partai tersebut tidak sah secara hukum.

“Di luar itu, pasti oleh ilegal dan harus ditangkap,” katanya.

OSO bahkan menegaskan, tidak ada yang namanya islah Partai Hanura, sebab dari dulu Hanura hanya satu partai.

Sementara itu ketika ditanya perihal Sarifuddin Sudding, OSO enggan berkomentar banyak soal jabatan yang bersangkutan di Partai Hanura.

“Wah dia enggak tahu (posisinya apa),” ujar OSO. [kom]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here